1 Kor. 2:1-2

Hanya mau tahu Yesus Kristus yang disalibkan

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 2:1-2 [ITB])
1 Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. 2 Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

Dalam 1 Kor. 2:1-5 ini, Paulus mengingat ulang pengajaran firman dan keadaan dahulu saat kunjungan pertamanya untuk mendirikan gereja Korintus (lihat Kis. 18:1-21). Ayat 1-2, Paulus terlebih dahulu menyebutkan prinsip-prinsip pengajarannya. Ketika Paulus tiba di Korintus, Paulus menderita penganiayaan, tidak hanya dipukuli dan dipenjarakan di Filipi, tetapi dia juga terus-menerus dikejar oleh orang-orang Yahudi yang tidak percaya di Tesalonika dan Berea. Ketika dia tiba di Korintus, Paulus mengalami masa kelemahan dan takut (Kis. 18:9; 1 Kor. 2:3). Di pelabuhan perdagangan besar di Korintus ini, yang menjunjung tinggi budaya Yunani dan suka memuji hikmat dan orang berhikmat, Paulus tidak menggunakan kata-kata yang indah atau dengan hikmat yang tinggi-tinggi yang luar biasa untuk menyampaikan firman.

Terjemahan CUV Mandarin menggunakan ekspresi kata-kata tinggi dan hikmat besar. Teks aslinya bahasa Yunani dari kata-kata adalah logos. Jika diterjemahkan literal sebagai kata-kata atau hikmat yang tinggi luar biasa. Orang Yunani meninggikan diri bahwa mereka adalah tempat lahir peradaban Barat, mereka menghargai orator, tokoh masyarakat atau pemimpin agama yang dipandang seharusnya mampu berbicara debat dengan baik, dan dengan kata-kata atau hikmat yang luar biasa untuk memenangkan rasa hormat orang, untuk membuktikan orang yang berbicara adalah itu lebih superior daripada orang lain, layak dipercaya. Dalam pertemuan kuil Atena, Areopagus, Paulus juga mengutip istilah lokal setempat (Allah yang tidak dikenal), dan perkataan pujangga-pujangga Yunani yang terkenal 【Epimenides dan Aratus】 (Kis. 17:28) untuk menyampaikan dan menunjukkan jalan Yesus di hadapan para Epicurean dan Filsuf Stoa.

Tetapi di Korintus ini, Paulus tidak mengikuti permainan budaya sekuler setempat! Paulus mengingatkan gereja bahwa apa yang ingin dia nyatakan adalah kesaksian Allah (ITB) atau rahasia kebenaran Allah (VMD), bahasa Yunani kata musterion diterjemahkan literal adalah rahasia. Orang Kristen telah memperoleh rahasia yang paling berharga, yang berkaitan dengan kehendak kekal Allah, yang berkaitan dengan kunci keselamatan manusia; Allah telah membuka rahasia kebenaran ini kepada kita melalui Kristus. Satu-satunya kunci untuk mengungkap rahasia ini adalah Yesus Kristus, Tuhan yang disalibkan.

Rahasia (musterion) adalah kata-kata yang suka dipakai Paulus, dikhususkan untuk menggambarkan Injil Yesus, dalam surat-surat Paulus muncul 21 kali. Kata ini juga banyak dipakai dalam Kitab Daniel dan Kitab Wahyu; Daniel berkata: di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia … (Daniel 2:28). Yesus berkata: misteri, Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah … (Luk. 8:10). Di 1 Kor. 2:7, Paulus mengatakan bahwa yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. Di Efesus 3:5-6, Paulus menunjukkan bahwa rahasia Allah ini memiliki tiga poin utama: pertama, pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia; kedua, Roh Kudus sekarang menyingkapkan kepada hamba-Nya: sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus; ketiga, orang dapat diselamatkan mengandalkan iman dalam Kristus: orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.

Selanjutnya, ayat 2, Paulus mengungkapkan prinsip dan keyakinan pengajarannya. Paulus memutuskan untuk tidak meninggikan dirinya sendiri, bukan karena dia tidak mampu menggunakan kata-kata atau ekspresi yang indah, bukan untuk meninggikan pengkhotbah, tetapi untuk meninggikan Allah yang ingin kita beritakan. Hanya ada satu yang hendak ditinggikan Paulus dalam hidupnya, dan itu adalah Yesus Kristus! Paulus secara khusus menggambarkan Yesus sebagai Dia yang disalibkan. Kalimat yang terkenal ini untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan kadang-kadang disalahpahami bahwa fokusnya adalah pada salib. Sebenarnya, penjelasan yang lebih akurat adalah bahwa satu-satunya hal yang dipandang berharga oleh Paulus adalah Yesus Kristus yang disalibkan. Sebenarnya, Paulus bukan meninggikan salib tetapi Kristus, Yesus Kristus yang disalibkan. Jika orang lain disalibkan, orang-orang ini bukanlah Tuhan yang ingin kita ikuti; sama seperti Petrus juga disalibkan sampai mati ketika dia menjadi martir. Inti dan isi yang paling penting dari Kekristenan adalah bahwa Kristus saja, meninggikan Kristus saja, meninggikan Yesus Kristus yang disalibkan untuk kita dan dibangkitkan tiga hari kemudian, satu-satunya Juruselamat kita. Dalam hidup kita, apakah kita seperti Paulus, hanya mengenal Kristus saja, hanya memberitakan dan meninggikan Kristus?

Renungkan:
• Adakala kita juga dapat berbagi iman dalam cara, ekspresi populer di dunia. Tetapi kadang-kadang, seperti yang dilakukan Paulus ketika dia berada di gereja Korintus, kita hanya dapat meninggikan Kristus, agar yang dialami oleh diri kita dan orang lain bukan kefasihan kita yang menuntun orang kepada Tuhan, tetapi kuasa Kristus dan Roh Kudus untuk memimpin orang kepada Tuhan. Apakah Anda bersedia menjadi utusan pemberitaan Kristus?
• Hari ini Alkitab menyebutkan rahasia Allah. Pengingat apa yang diberikan ini kepada Anda? Apakah Injil berharga bagi Anda dan bagi dunia?
Hanya mengetahui Yesus Kristus yang disalibkan adalah tekad Paulus! Apakah ini juga tekad Anda?


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.