Yohanes 2:1-3

「Ibu dan anak」

Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yohanes 2:1-3 [ITB])
1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; 2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: Mereka kehabisan anggur.

Alkitab menggambarkan Yesus, ibu-Nya, dan murid-murid-Nya menghadiri pesta pernikahan di Kana. Injil Yohanes menyebut ibu Yesus untuk pertama kalinya. Jangan lupa — Injil Yohanes tidak menuliskan tentang Maria yang melahirkan Yesus. Sebagai orang Kristen, kita tidak menganggap Maria memiliki sesuatu yang sakral. Namun, sebagai ibu yang dipilih Allah bagi Yesus saat datang ke dunia, hidupnya juga memiliki sesuatu berharga untuk direnungkan.

Menariknya, Injil Yohanes tidak pernah secara langsung menyebut nama Maria. Sebaliknya, Injil Yohanes setiap kali selalu menggunakan sebutan ibu Yesus. Selain itu, Injil Yohanes tidak mencatat kisah Natal tentang Maria melahirkan seorang anak, sebaliknya melainkan ibu dan putranya bersama-sama di pasal 2. Kita tahu bahwa di masa yang akan datang, Yesus sering berkeliling dengan murid-murid-Nya di Galilea, dan tidak akan sering bersama ibu-Nya — sampai salib di Yerusalem.

Maria berkata kepada Yesus, Mereka kehabisan anggur. Mengapa Maria memberi tahu Yesus?

Karena Alkitab mengatakan bahwa air berubah menjadi anggur adalah mukjizat pertama Yesus. Dengan kata lain, sebelum mukjizat ini terjadi, Yesus tidak melakukan mukjizat apapun. Yang terpenting, tidak ada yang tahu bahwa Yesus mampu melakukan mukjizat. Jika Yesus pernah mengubah air menjadi anggur untuk keperluan di rumah, Maria sebagai ibunya pasti sudah mengetahui kemampuan Yesus sejak lama, jadi wajar jika dia meminta bantuan putranya saat perjamuan pernikahan.

Namun, bukan itu masalahnya, Maria belum pernah melihat Yesus melakukan mukjizat. Bahkan ketika Maria bertanya kepada Yesus, dia tidak tahu apa yang akan Yesus lakukan, dia tidak tahu bahwa Yesus akan melakukan mukjizat, dan dia tidak tahu bahwa Yesus akan mengubah air menjadi anggur. Jadi mengapa Maria bertanya kepada Yesus? Apa alasannya?

Atau, tidak ada alasan. Adalah hal yang paling wajar bagi seorang ibu untuk berbicara dengan putranya. Maria menemui Yesus, tidak harus untuk tujuan tertentu atau perhitungan utilitarian (mendapatkan manfaat). Mungkin ini hanya komunikasi yang erat dan alami di antara mereka berdua, Yesus dan ibu Yesus.

Renungkan:
Mengapa Anda mencari Yesus baru-baru ini? Akankah hubungan kita dengan Yesus menjadi seperti Maria dan Yesus sebagai ibu dan anak, semata-mata karena hubungan yang dekat dan alami, seperti seorang ibu berbicara kepada seorang anak, dan seorang anak berbicara dengan seorang ibu sebagai hal yang alami?


Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.