Yohanes 2:4

「Saat-Ku belum tiba」

Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yohanes 2:4 [ITB])
4 Kata Yesus kepadanya: Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.

Jawaban Yesus atas pertanyaan ibu-Nya itu sepertinya tidak bisa dimengerti. Kedengarannya kalimat ini seperti agak kasar dan tidak baik Mau apakah engkau dari pada-Ku? atau dapat dipahami juga sebagai apakah yang kena-mengena di antara Aku dengan engkau? (ITL, CUV Mandarin). Tentu saja, Yesus memiliki hubungan yang baik dengan ibunya sendiri, mereka berdua adalah ibu dan anak. Yesus dapat memiliki seorang ibu di dunia, membesarkan Dia, dan menyaksikan pertumbuhan diri-Nya, semua ini adalah kasih keibuan di bumi; Yesus, sebagai Tuhan, juga adalah Tuhan Maria. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia … (Yohanes 1:3) Oleh karena itu, apa yang dimaksudkan, bagaimana mungkin Yesus tidak ada hubungannya dengan ibu-Nya?

Sebenarnya, pertanyaan Mau apakah engkau dari pada-Ku? (Τί ἐμοὶ καὶ σοί) memiliki arti yang hampir sama dengan Mengapa engkau datang kepada saya? Yesus tampaknya tidak berencana untuk melakukan apa pun. Dia hanya tamu di pesta pernikahan, tidak lebih. Dia tidak berniat melakukan mukjizat apapun. Jangan lupa bahwa pesta pernikahan Kana adalah mukjizat pertama Yesus di bumi — Yesus belum pernah melakukan mukjizat sebelumnya, dan tidak ada rencana melakukan mukjizat saat ini. Saat-Ku belum tiba, menjelaskan mengapa Yesus tampaknya tidak merasa bahwa sudah waktunya untuk melaksanakan pekerjaan mukjizat-Nya.

Oleh karena itu, yang menjadi pertanyaan bukanlah bahwa Yesus melakukan sebuah mukjizat pada pesta pernikahan ini, tetapi mengapa Pesta Pernikahan Kana menjadi tempat mukjizat pertama Yesus terjadi? Mungkin waktu Yesus belum tiba. Namun, karena permintaan ibu-Nya —- dia datang kepada Yesus, dengan terus terang menceritakan kepada Yesus tentang masalah yang dihadapi perjamuan pernikahan, dan membeberkan masalah di hadapan-Nya, dan terjadi mukjizat. Tentu kita tahu bahwa semuanya adalah kedaulatan dan pilihan Yesus Kristus sendiri. Yesus sendiri memutuskan untuk menunjukkan mukjizat-Nya yang pertama kali adalah pada pesta pernikahan ini — Yesus akan segera bergerak.

Namun, keputusan Yesus ini pada saat yang sama atas permintaan ibu-Nya — permintaan yang rendah hati, wajar, dan intim. Oleh karena itu, justru karena permintaan yang rendah hati, alami dan intim ini, mukjizat pertama Yesus di bumi Ia laksanakan!

Renungkan:
Kita semua percaya bahwa segala sesuatu ada waktu Tuhan; tentu saja kita juga mematuhi waktu Tuhan. Namun, ini tidak berarti bahwa kita tidak dapat memohon kepada Tuhan atas waktu-Nya. Tuhan yang mendengarkan doa-doa di bawah kedaulatan-Nya! Ya Tuhan! Amin, datanglah, Tuhan Yesus!


Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.