Hakim-hakim 13:1-5

「Simson ── 「Pahlawan」sejati」

Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.

(Hak. 13:1-5 [ITB])
1 Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.
2 Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. 3 Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. 4 Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. 5 Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin.

Hakim-hakim 13:1-5 mencatat kelahiran Simson. Untuk memahami Simson, pasal ini juga sangat penting karena memberikan unsur iman yang sangat penting, mari kita membaca dan memahami catatan tentang Simson dan makna di baliknya.

Ayat pertama mulai mencatat: Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN. Ini sama sekali bukan kalimat yang membuat kita merasa aneh. Namun, setelah mengamati dengan cermat, kita akan menemukan bahwa deskripsi penulis Alkitab tentang kejahatan orang Israel sangat sederhana, tidak lagi sama seperti sebelumnya, memberi tahu kita kesalahan apa yang dilakukan orang Israel. Membaca terus, sepertinya memberi kita perasaan bahwa penulis Alkitab bosan dengan kejahatan orang Israel yang dilakukan berulang-ulang (Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN). Jika kita benar-benar menerjemahkan ayat ini, mungkin akan menjadi: lagi dan lagi, orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ini jelas tidak menekankan kejahatan apa yang dilakukan Israel. Tetapi untuk memberitahu kita: Israel lagi dan lagi berada dalam siklus kegagalan. Namun, apa yang membuat kita lebih khawatir? Meskipun mereka sekali lagi dihukum (Allah menyerahkan mereka kepada orang Filistin selama empat puluh tahun, ini merupakan waktu paling lama orang Israel ditindas di era Hakim-hakim), tetapi mereka bahkan tidak memiliki sedikit pun tanda memohon kepada Allah, tidak berseru kepada Allah tidak seperti biasanya. Dapatkah Anda bayangkan seberapa dalam tingkat dosa Israel saat itu? Dapatkah Anda membayangkan bagaimana tingkat kemunduran hubungan antara mereka dan Allah?

Ayat 2-5 tentang kelahiran Simson. Ada beberapa aspek yang istimewa:

Menurut catatan Alkitab, Simson bukanlah hakim yang dibangkitkan Allah karena orang Israel berseru kepada Allah. Bahkan pada saat itu, Simson masih belum lahir, bukan salah satu anggota komunitas itu. Ini poin yang paling berbeda ── para hakim yang dibangkitkan Allah di masa lalu sebenarnya adalah jawaban Allah atas seruan orang Israel, dan Allah memilihnya dari antara komunitas tersebut. Namun, Simson tidak seperti itu, karena dia belum lahir. Dengan kata lain, orang Israel harus menunggu sampai istri Manoah hamil, melahirkan, dan menunggu Simson tumbuh dewasa!

Alkitab juga mencatat bahwa istri Manoah mandul, tidak beranak, dengan kata lain, kelahiran Simson pasti merupakan tindakan yang luar biasa yang dilakukan oleh Allah pada seorang wanita yang mandul.

Ayat 5 mengatakan bahwa anak itu akan mulai menjadi milik Allah sebagai Nazir di dalam rahim ibunya. Menurut catatan 《Kitab Bilangan》6:1-8, orang Nazir adalah orang yang rela meninggalkan urusan dunia untuk mengabdi kepada Allah, menjadi Nazir biasanya terdapat tiga persyaratan:
• Jangan menyentuh anggur dan minuman yang memabukkan atau yang dibuat dari buah anggur;
• Tidak boleh memotong rambut;
• Tidak boleh berurusan dengan penguburan, tidak boleh bersentuhan dengan mayat.

Aspek-aspek ini sebenarnya tidak mudah dilakukan sama sekali, oleh karena itu, jika berkeinginan menjadi seorang Nazir, biasanya hanya dapat bertahan untuk waktu yang singkat, dan sulit untuk mempertahankannya dalam waktu yang lama. Namun, Simson menjadi Nazir seumur hidup mulai dari rahim ibunya, seumur hidup sebagai yang dipisahkan dikhususkan untuk kudus.

Paruh kedua dari ayat 5 mengatakan: dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin. Bayangkan saja: bagi istri Manoah pada saat mendengar hal itu, bagaimana perasaannya? Faktanya, dapat dilihat dari catatan setelah pasal 13, bahwa suami istri Manoah tampaknya tidak cukup iman, karena semua ini di luar nalar dan pengalaman mereka.

Berharga untuk kita renungkan: Simson ── seberapa pentingnya catatan yang tidak biasa ini? Sebenarnya, penulis Alkitab ingin memberi tahu kita: dalam kondisi iman orang Israel yang begitu buruk, pemimpin seperti apa yang mereka butuhkan?
• Seorang pemimpin yang sepenuhnya dipilih oleh Allah;
• Seorang pemimpin yang dipenuhi kuasa;
• Lebih penting lagi: seorang pemimpin yang dapat dipisahkan dikhususkan untuk kudus dari antara lingkungan kehidupan iman yang kacau!

Simson ── ia dipersiapkan memiliki semua kualitas tersebut. Setelah membaca ayat-ayat ini, kita mungkin harus setuju dengan satu hal ── Simson memang dapat membalikkan kekalahan untuk bangsa Israel.

Renungkan:
Bagaimana Allah memperlengkapi kita untuk bekerja keras bagi kerajaan-Nya di generasi ini? Mungkin kita belum tentu kekuatan Simson, tetapi Allah memang memberi kita kekuatan untuk melayani-Nya.


Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.