「Simson ── Nazir yang「memalukan」 nama Allah」
Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.
(Hak. 16:1-31 [ITB])
1 Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia. 2 Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza: 「Simson telah datang ke sini,」 maka mereka mengepung tempat itu dan siap menghadang dia semalam-malaman itu di pintu gerbang kota, tetapi semalam-malaman itu mereka tidak berbuat apa-apa, karena pikirnya: 「Nanti pada waktu fajar kita akan membunuh dia.」 3 Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.
4 Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila. 5 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: 「Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu.」
6 Lalu berkatalah Delila kepada Simson: 「Ceritakanlah kiranya kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar, dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan?」 7 Jawab Simson kepadanya: 「Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru, yang belum kering, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga.」 8 Lalu raja-raja kota orang Filistin membawa tujuh tali busur yang baru yang belum kering kepada perempuan itu dan ia mengikat Simson dengan tali-tali itu, 9 sedang di kamarnya ada orang bersiap-siap. Kemudian berserulah perempuan itu kepadanya: 「Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson!」 Tetapi ia memutuskan tali-tali busur itu seperti tali rami yang terbakar putus, apabila kena api. Dan tidaklah ketahuan di mana duduk kekuatannya itu.
10 Kemudian berkatalah Delila kepada Simson: 「Sesungguhnya engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Sekarang ceritakanlah kiranya kepadaku dengan apa engkau dapat diikat.」 11 Jawabnya kepadanya: 「Jika aku diikat erat-erat dengan tali baru, yang belum terpakai untuk pekerjaan apapun, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga.」 12 Kemudian Delila mengambil tali baru, diikatnyalah dia dengan tali-tali itu dan berseru kepadanya: 「Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson!」 di kamar ada orang bersiap-siap, tetapi tali-tali itu diputuskannya tanggal dari tangannya seperti benang saja.
13 Berkatalah Delila kepada Simson: 「Sampai sekarang engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Ceritakanlah kepadaku dengan apakah engkau dapat diikat.」 Jawabnya kepadanya: 「Kalau engkau menenun ketujuh rambut jalinku bersama-sama dengan lungsin lalu mengokohkannya dengan patok, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga.」 14 Kemudian perempuan itu mengokohkan lagi tenunan itu dengan patok, lalu berserulah ia kepadanya: 「Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson.」 Tetapi ketika ia terjaga dari tidurnya, disentaknya lepas patok tenunan dan lungsin itu.
15 Berkatalah perempuan itu kepadanya: 「Bagaimana mungkin engkau berkata: 『Aku cinta kepadamu』, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar.」 16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. 17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: 「Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain.」
18 Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang Filistin, katanya: 「Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku.」 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu kepadanya sambil membawa uang itu. 19 Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. 20 Lalu berserulah perempuan itu: 「Orang Filistin menyergap engkau, Simson!」 Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: 「Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas.」 Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
22 Tetapi rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur. 23 Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: 「Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita.」 24 Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah mereka, sambil berseru: 「Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman kita.」
25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: 「Panggillah Simson untuk melawak bagi kita.」 Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang. 26 Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: 「Lepaskan aku dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya aku dapat bersandar padanya.」 27 Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira tiga ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: 「Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.」 29 Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya. 30 Berkatalah Simson: 「Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini.」 Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
31 Sesudah itu datanglah ke sana saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya, mereka mengangkat dia dan membawanya dari sana, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tahun lamanya.
Melanjutkan perenungan kemarin tentang Simson yang beberapa kali 「digerakkan hati」 oleh Roh Allah, pasal 16 ini adalah yang terakhir kali, dan yang paling berbahaya.
Bagian ini mencatat bahwa Simson 「jatuh cinta」 kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila (ayat 4). Untuk menemukan cara untuk mengalahkan Simson, orang Filistin membeli wanita itu dengan harga mahal agar membujuk Simson untuk menceritakan mengapa dia memiliki kekuatan yang begitu besar (ayat 5). RCUV Mandarin memperkirakan 「seribu seratus uang perak」 adalah 「dua belas kilogram perak.」 Sejujurnya, jika kita telah melihat Simson lagi dan lagi jatuh ke dalam perangkap, kita bertanya apakah sekali ini dia gagal lagi?
Di bawah godaan satu kali (ayat 6-10), dua kali (ayat 11-13), dan tiga kali (ayat 13-15), Delila tidak bisa mendapatkan jawabannya. Jadi, dia menggunakan trik pahit mengatakan: 「Bagaimana mungkin engkau berkata: 『Aku cinta kepadamu』, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku?」Sejujurnya, Delila setiap kali selalu mengatakan dengan terus terang bahwa dia ingin mengetahui rahasia Simson, dan orang-orang yang hendak menangkap juga siap. Bayangkan, apakah Simson tidak sadar? Simson bukanlah orang yang bodoh, sebenarnya Delila bukanlah 「mata-mata」 yang pintar, mungkin fakta-fakta tersebut membuktikan ketertarikan Simson yang membuta kepada dia!
Tidak heran, kali ini konsekuensinya serius! Ayat 17 mencatat bahwa Simson memberi tahu Delila semua rahasia. Apa yang terjadi? Delila mencukur rambut Simson saat dia tidur di pangkuannya, dan orang Filistin bisa dengan mudah menangkapnya.
Alkitab secara khusus mencatat perbedaan antara kejadian ini dan beberapa kali sebelumnya: 「tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia」 (ayat 20b)
Akhir seorang perkasa, hal ironis adalah kekuatan Simson, ia gagal memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa! Penulis Alkitab bahkan mencatat bahwa Simson meminta kepada Allah 「buatlah aku kuat, sekali ini saja」 (ayat 28), di mana teks aslinya dari 「kali」 dan 「digerakkan hati」 (ayat 13:25) memiliki akar kata yang sama, maka kita mengerti! Coba kita bertanya, berapa kali Allah sudah memberikan kesempatan kepada Simson? Akhir dari Simson istimewa, mengapa mengatakan demikian? Alkitab mencatat bahwa dia lebih berguna ketika dia mati daripada ketika dia masih hidup ── ketika dia merobohkan tiang-tiang gedung kuil, dia 「berhasil」 membunuh semua orang Filistin di kuil itu, apa ironisnya? 「Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya」 (ayat 30) Kita bayangkan saja: Apa yang dilakukan Simson ketika dia masih hidup? Mungkin tidak perlu dikatakan lebih banyak lagi!
Renungkan:
「Seorang Nazir yang mempermalukan nama Allah」 ── catatan tentang Simson, mari kita lihat seorang Nazir yang dikhususkan dipisahkan untuk disucikan bagi Allah, tetapi berakhir dengan tragis menghabisi hidupnya mati bersama orang-orang Filistin yang tidak bersunat, ini mungkin satu-satunya di 《Kitab Hakim-hakim》!
Berdoa memohon kepada Allah untuk mengingatkan kita, untuk menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah, menjalani hidup yang dipuji Allah, dan menghindari menjadi Simson!
Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.