Tag Archives: Simson

Hakim-hakim 16:1-31

「Simson ── Nazir yang「memalukan」 nama Allah」

Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.

(Hak. 16:1-31 [ITB])
1 Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia. 2 Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza: Simson telah datang ke sini, maka mereka mengepung tempat itu dan siap menghadang dia semalam-malaman itu di pintu gerbang kota, tetapi semalam-malaman itu mereka tidak berbuat apa-apa, karena pikirnya: Nanti pada waktu fajar kita akan membunuh dia. 3 Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.
4 Sesudah itu Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila. 5 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu.
6 Lalu berkatalah Delila kepada Simson: Ceritakanlah kiranya kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar, dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan? 7 Jawab Simson kepadanya: Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru, yang belum kering, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga. 8 Lalu raja-raja kota orang Filistin membawa tujuh tali busur yang baru yang belum kering kepada perempuan itu dan ia mengikat Simson dengan tali-tali itu, 9 sedang di kamarnya ada orang bersiap-siap. Kemudian berserulah perempuan itu kepadanya: Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson! Tetapi ia memutuskan tali-tali busur itu seperti tali rami yang terbakar putus, apabila kena api. Dan tidaklah ketahuan di mana duduk kekuatannya itu.
10 Kemudian berkatalah Delila kepada Simson: Sesungguhnya engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Sekarang ceritakanlah kiranya kepadaku dengan apa engkau dapat diikat. 11 Jawabnya kepadanya: Jika aku diikat erat-erat dengan tali baru, yang belum terpakai untuk pekerjaan apapun, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga. 12 Kemudian Delila mengambil tali baru, diikatnyalah dia dengan tali-tali itu dan berseru kepadanya: Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson! di kamar ada orang bersiap-siap, tetapi tali-tali itu diputuskannya tanggal dari tangannya seperti benang saja.
13 Berkatalah Delila kepada Simson: Sampai sekarang engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku. Ceritakanlah kepadaku dengan apakah engkau dapat diikat. Jawabnya kepadanya: Kalau engkau menenun ketujuh rambut jalinku bersama-sama dengan lungsin lalu mengokohkannya dengan patok, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga. 14 Kemudian perempuan itu mengokohkan lagi tenunan itu dengan patok, lalu berserulah ia kepadanya: Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson. Tetapi ketika ia terjaga dari tidurnya, disentaknya lepas patok tenunan dan lungsin itu.
15 Berkatalah perempuan itu kepadanya: Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar. 16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. 17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain.
18 Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang Filistin, katanya: Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku. Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu kepadanya sambil membawa uang itu. 19 Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. 20 Lalu berserulah perempuan itu: Orang Filistin menyergap engkau, Simson! Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas. Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
22 Tetapi rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur. 23 Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita. 24 Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah mereka, sambil berseru: Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman kita.
25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: Panggillah Simson untuk melawak bagi kita. Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang. 26 Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: Lepaskan aku dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya aku dapat bersandar padanya. 27 Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira tiga ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin. 29 Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya. 30 Berkatalah Simson: Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini. Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
31 Sesudah itu datanglah ke sana saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya, mereka mengangkat dia dan membawanya dari sana, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tahun lamanya.

Melanjutkan perenungan kemarin tentang Simson yang beberapa kali digerakkan hati oleh Roh Allah, pasal 16 ini adalah yang terakhir kali, dan yang paling berbahaya.

Bagian ini mencatat bahwa Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah Sorek yang namanya Delila (ayat 4). Untuk menemukan cara untuk mengalahkan Simson, orang Filistin membeli wanita itu dengan harga mahal agar membujuk Simson untuk menceritakan mengapa dia memiliki kekuatan yang begitu besar (ayat 5). RCUV Mandarin memperkirakan seribu seratus uang perak adalah dua belas kilogram perak. Sejujurnya, jika kita telah melihat Simson lagi dan lagi jatuh ke dalam perangkap, kita bertanya apakah sekali ini dia gagal lagi?

Di bawah godaan satu kali (ayat 6-10), dua kali (ayat 11-13), dan tiga kali (ayat 13-15), Delila tidak bisa mendapatkan jawabannya. Jadi, dia menggunakan trik pahit mengatakan: Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku?Sejujurnya, Delila setiap kali selalu mengatakan dengan terus terang bahwa dia ingin mengetahui rahasia Simson, dan orang-orang yang hendak menangkap juga siap. Bayangkan, apakah Simson tidak sadar? Simson bukanlah orang yang bodoh, sebenarnya Delila bukanlah mata-mata yang pintar, mungkin fakta-fakta tersebut membuktikan ketertarikan Simson yang membuta kepada dia!

Tidak heran, kali ini konsekuensinya serius! Ayat 17 mencatat bahwa Simson memberi tahu Delila semua rahasia. Apa yang terjadi? Delila mencukur rambut Simson saat dia tidur di pangkuannya, dan orang Filistin bisa dengan mudah menangkapnya.

Alkitab secara khusus mencatat perbedaan antara kejadian ini dan beberapa kali sebelumnya: tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia (ayat 20b)

Akhir seorang perkasa, hal ironis adalah kekuatan Simson, ia gagal memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa! Penulis Alkitab bahkan mencatat bahwa Simson meminta kepada Allah buatlah aku kuat, sekali ini saja (ayat 28), di mana teks aslinya dari kali dan digerakkan hati (ayat 13:25) memiliki akar kata yang sama, maka kita mengerti! Coba kita bertanya, berapa kali Allah sudah memberikan kesempatan kepada Simson? Akhir dari Simson istimewa, mengapa mengatakan demikian? Alkitab mencatat bahwa dia lebih berguna ketika dia mati daripada ketika dia masih hidup ── ketika dia merobohkan tiang-tiang gedung kuil, dia berhasil membunuh semua orang Filistin di kuil itu, apa ironisnya? Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya (ayat 30) Kita bayangkan saja: Apa yang dilakukan Simson ketika dia masih hidup? Mungkin tidak perlu dikatakan lebih banyak lagi!

Renungkan:
Seorang Nazir yang mempermalukan nama Allah ── catatan tentang Simson, mari kita lihat seorang Nazir yang dikhususkan dipisahkan untuk disucikan bagi Allah, tetapi berakhir dengan tragis menghabisi hidupnya mati bersama orang-orang Filistin yang tidak bersunat, ini mungkin satu-satunya di 《Kitab Hakim-hakim》!
Berdoa memohon kepada Allah untuk mengingatkan kita, untuk menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah, menjalani hidup yang dipuji Allah, dan menghindari menjadi Simson!


Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Hakim-hakim 14:10-15:20

「Simson ─ dalam hidup berapa kali 「hati digerakkan」」

Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.

(Hak. 14:10-15:20 [ITB])
10 Setelah ayahnya pergi kepada perempuan itu, Simson mengadakan perjamuan di sana, sebab demikianlah biasanya dilakukan orang-orang muda. 11 Ketika mereka melihat dia, dipilihlah tiga puluh orang kawan untuk menemani dia.
12 Kata Simson kepada mereka: Aku mau mengatakan suatu teka-teki kepada kamu. Jika kamu dapat memberi jawabnya yang tepat kepadaku dalam tujuh hari selama perjamuan ini berlangsung dan menebaknya, maka aku akan memberikan kepadamu tiga puluh pakaian lenan dan tiga puluh pakaian kebesaran. 13 Tetapi jika kamu tidak dapat memberi jawabnya kepadaku, maka kamulah yang harus memberikan tiga puluh pakaian dalam dan tiga puluh pakaian kebesaran kepadaku.
Kata mereka kepadanya: Katakanlah teka-tekimu itu, supaya kami dengar.
14 Lalu katanya kepada mereka: Dari yang makan keluar makanan, dari yang kuat keluar manisan.
Ada tiga hari lamanya mereka tidak dapat memberi jawab teka-teki itu. 15 Pada hari ketujuh berkatalah mereka kepada isteri Simson: Bujuklah suamimu, supaya diberitahukannya kepada kami jawab teka-teki itu; kalau tidak, kami akan membakar engkau beserta seisi rumah ayahmu. Apakah engkau mengundang kami untuk membuat kami menjadi miskin? Tidak, bukan?
16 Lalu menangislah isteri Simson itu sambil memeluk Simson, katanya: Engkau benci saja kepadaku, dan tidak cinta kepadaku; suatu teka-teki kaukatakan kepada orang-orang sebangsaku, tetapi jawabnya tidak kauberitahukan kepadaku. Sahutnya kepadanya: Sedangkan kepada ayahku dan ibuku tidak kuberitahukan, masakan kepada engkau akan kuberitahukan?
17 Tetapi isterinya itu menangis di sampingnya selama ketujuh hari mereka mengadakan perjamuan itu. Pada hari yang ketujuh diberitahukannyala kepadanya, karena ia merengek-rengek kepadanya, kemudian perempuan itu memberitahukan jawab teka-teki itu kepada orang-orang sebangsanya.
18 Lalu pada hari yang ketujuh itu, sebelum matahari terbenam, berkatalah orang-orang kota itu kepadanya: Apakah yang lebih manis dari pada madu? Apakah yang lebih kuat dari pada singa? Sahutnya kepada mereka: Kalau kamu tidak membajak dengan lembu betinaku, pasti kamu tidak menebak teka-tekiku.
19 Maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia, lalu pergilah ia ke Askelon dan dibunuhnya tiga puluh orang di sana, diambilnya pakaian mereka dan diberikannya pakaian-pakaian kebesaran itu kepada orang-orang yang dapat memberi jawab teka-teki itu. Tetapi amarahnya masih juga bernyala-nyala, lalu pulanglah ia ke rumah ayahnya.
20 Maka diberikanlah isteri Simson itu kepada kawannya, bekas pengiringnya.
1 Beberapa waktu kemudian, dalam musim menuai gandum, pergilah Simson mengunjungi isterinya, dengan membawa seekor anak kambing, serta berkata: Aku mau ke kamar mendapatkan isteriku.
Tetapi ayah perempuan itu tidak membiarkan dia masuk. 2 Kata ayah perempuan itu: Aku telah menyangka, bahwa engkau benci sama sekali kepadanya, sebab itu aku memberikannya kepada kawanmu. Bukankah adiknya lebih cantik dari padanya? Baiklah kauambil itu bagimu sebagai gantinya. 3 Lalu kata Simson kepadanya: Sekali ini aku tidak bersalah terhadap orang Filistin, apabila aku mendatangkan celaka kepada mereka.
4 Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan, diambilnya obor, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor. 5 Kemudian dinyalakannyalah obor itu dan dilepaskannya anjing-anjing hutan itu ke gandum yang belum dituai kepunyaan orang Filistin, sehingga terbakarlah tumpukan-tumpukan gandum dan gandum yang belum dituai dan kebun-kebun pohon zaitun.
6 Berkatalah orang Filistin: Siapakah yang melakukan ini? Orang menjawab: Simson, menantu orang Timna itu, sebab orang itu telah mengambil isteri Simson dan memberikannya kepada kawannya. Kemudian pergilah orang Filistin ke sana dan membakar perempuan itu beserta ayahnya.
7 Lalu berkatalah Simson kepada mereka: Jika kamu berbuat demikian, sesungguhnya aku takkan berhenti sebelum aku membalaskannya kepada kamu. 8 Dan dengan pukulan yang hebat ia meremukkan tulang-tulang mereka. Lalu pergilah ia dan tinggal dalam gua di bukit batu Etam.
9 Lalu majulah orang Filistin dan berkemah di daerah Yehuda serta memencar ke Lehi. 10 Berkatalah orang-orang Yehuda: Mengapa kamu maju menyerang kami? Lalu jawab mereka: Kami maju untuk mengikat Simson dan memperlakukan dia seperti dia memperlakukan kami.
11 Kemudian turunlah tiga ribu orang dari suku Yehuda ke gua di gunung batu Etam dan berkata kepada Simson: Tidakkah kauketahui, bahwa orang Filistin berkuasa atas kita? Apakah juga yang telah kauperbuat terhadap kami? Tetapi jawabnya kepada mereka: Seperti mereka memperlakukan aku, demikianlah aku memperlakukan mereka.
12 Kata mereka kepadanya: Kami datang ke sini untuk mengikat dan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang Filistin. Tetapi jawab Simson kepada mereka: Bersumpahlah kepadaku, bahwa kamu sendiri tidak akan menyerang aku. 13 Lalu kata mereka kepadanya: Tidak, kami hanya mau mengikat engkau dan menyerahkan engkau ke dalam tangan mereka, tetapi membunuh engkau kami tidak mau. Maka mereka mengikat dia dengan dua tali baru dan membawa dia dari bukit batu itu.
14 Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya. 15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu. 16 Berkatalah Simson: Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul. 17 Setelah berkata demikian, dilemparnya tulang rahang itu dari tangannya. Kemudian dinamailah tempat itu Ramat Lehi.
18 Ketika ia sangat haus, berserulah ia kepada TUHAN: Oleh tangan hamba-Mu ini telah Kauberikan kemenangan yang besar itu, masakan sekarang aku akan mati kehausan dan jatuh ke dalam tangan orang-orang yang tidak bersunat itu! 19 Kemudian Allah membelah liang batu yang di Lehi itu, dan keluarlah air dari situ. Ia minum, lalu menjadi kuat dan segar kembali. Sebab itu dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru, yang sampai sekarang masih ada di Lehi. 20 Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.

Ini adalah narasi yang cukup panjang. Untuk memahami pentingnya narasi ini, kita harus kembali ke pasal 13 ayat 25 sebagai titik awal.

Ayat ini mencatat bahwa Simson tumbuh dibesarkan, mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane – Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol Kata asli hati digerakkan muncul beberapa kali dalam perikop ini, beberapa kemunculan ini cukup istimewa, mengapa dikatakan demikian?

Kemarin disebutkan bahwa Simson dan orang tuanya pergi ke kebun anggur di Timna, Simson bertemu dengan seekor singa muda. Allah menggerakkan hati Simson (ayat 14:6) agar ia memiliki kekuatan melindungi orang tuanya (orang tuanya tidak tahu peristiwa tersebut). Namun, jangan lupa bahwa pengalaman bahaya ini sepenuhnya adalah karena Simson pergi ke kebun anggur. Jika bukan karena pertolongan Allah, mungkin keluarga mereka akan mengalami bencana.

Kedua kali Allah menggerakkan hati (ayat 14:10-19). Di saat itu Simson membunuh 30 orang dan mengambil pakaian mereka. Namun, jangan lupa bahwa kejadian ini berasal dari Simson. Di perjamuan, Simson menggunakan teka-teki untuk mencobai orang Filistin, dan dia berjanji bahwa jika mereka dapat menebak jawabannya, dia akan memberi mereka tiga puluh pakaian lenan dan tiga puluh pakaian kebesaran (ayat 13). Orang Filistin tidak dapat menebak jawabannya, tetapi mereka menggunakan wanita Filistin yang dinikahi Simson untuk membujuk Simson memberi tahu jawabannya (ayat 15), sehingga mereka bisa menjawab. Ayat 18 mencatat bahwa Simson sangat marah, jadi dia pergi ke Askelon untuk membunuh.

Masalahnya adalah: Allah menggerakkan hati Simson adalah untuk menyelamatkan orang Israel; namun, Simson di sini hanya peduli pada balas dendam dan mendapatkan pakaian. Bagaimana mungkin Allah hanya ingin Simson menggunakan kekuatannya untuk mendapatkan modalnya?

Ketiga kalinya (ayat 14:20 – 15:20) adalah catatan yang relatif panjang. Penulis Alkitab mencatat bahwa Simson melepaskan diri dari tali baru yang mengikatnya (15:14-15), dan kemudian membunuh ribuan orang dengan tulang rahang seekor keledai. Tapi apa masalahnya?

Ayat 14:20 berkata: isteri Simson itu diberikan kepada kawannya, bekas pengiringnya. Apa artinya ini? Setelah menebak teka-teki tersebut, pasal 15 mencatat bahwa ketika Simson akan menemui istrinya, ayah mertua Simson tidak mengizinkannya masuk, tetapi bahkan menikahkan putrinya dengan salah satu dari 30 orang yang mengikuti teka-teki tersebut. Ditipu dan penuh amarah, Simson menangkap 300 anjing hutan, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor. Kemudian menempatkan semua anjing hutan itu di ladang orang Filistin untuk membakar semua gandum yang belum dipanen dan dan kebun-kebun pohon zaitun. Orang Filistin sangat marah, jadi mereka membalas terhadap orang Yehuda dan meminta orang Yehuda untuk mengikat Simson dan menyerahkan dia kepada orang Filistin.

Mungkin kita melihat pula (sekali lagi) bahwa Simson menyebabkan masalah karena wanita asing, bahkan melibatkan orang-orang Yehuda. Tercatat dalam 15:13-15 bahwa Roh Allah menggerakkan Simson sedemikian rupa sehingga dia mampu melepaskan diri dari ikatan tali. Tetapi apa masalahnya? Simson ── karena kesalahannya sendiri pula (sekali lagi) membuat masalah, dan hanya fokus pada balas dendam, hanya fokus bagaimana keluar dari jebakan, namun, dia tidak pernah sepenuhnya mengalahkan orang Filistin.

Renungkan:
Tiga catatan di atas menunjukkan kepada kita bahwa Simson benar-benar memanjakan diri sendiri, dan hanya untuk tujuan pribadi dan balas dendam; sebenarnya, sampai berapa lama lagi dia akan menanggapi panggilan Allah? Mengenai keadaan bangsa Israel saat itu, Simson sepertinya sudah tidak peduli, untuk apa identitasnya sebagai Nazir? Mungkin hidupnya benar-benar berbeda dari harapan Allah!

Berharga dan patut dipikirkan adalah: dalam hari-hari yang dahulu, apakah hidup kita sesuai dengan harapan Allah? Ataukah kita semua berjalan menyimpang, berjalan ke arah yang tidak disukai Allah?


Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Hakim-hakim 14:1-9

「Simson ── tragedi 「seorang perkasa」」

Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.

(Hak. 14:1-9 [ITB])
1 Simson pergi ke Timna dan di situ ia melihat seorang gadis Filistin. 2 Ia pulang dan memberitahukan kepada ayahnya dan ibunya: Di Timna aku melihat seorang gadis Filistin. Tolong, ambillah dia menjadi isteriku. 3 Tetapi ayahnya dan ibunya berkata kepadanya: Tidak adakah di antara anak-anak perempuan sanak saudaramu atau di antara seluruh bangsa kita seorang perempuan, sehingga engkau pergi mengambil isteri dari orang Filistin, orang-orang yang tidak bersunat itu? Tetapi jawab Simson kepada ayahnya: Ambillah dia bagiku, sebab dia kusukai. 4 Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada TUHAN asalnya: sebab memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Karena pada masa itu orang Filistin menguasai orang Israel.
5 Lalu pergilah Simson beserta ayahnya dan ibunya ke Timna. Ketika mereka sampai ke kebun-kebun anggur di Timna, maka seekor singa muda mendatangi Simson dengan mengaum. 6 Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing–tanpa apa-apa di tangannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada ayahnya atau ibunya apa yang dilakukannya itu.
7 Maka pergilah ia ke sana, lalu bercakap-cakap dengan perempuan itu, sebab Simson suka kepadanya.
8 Setelah beberapa waktu kembalilah ia ke sana untuk kawin dengan perempuan itu; dan ketika ia menyimpang dari jalan untuk melihat bangkai singa itu, tampaklah ada kawanan lebah pada kerangka singa itu dan juga madu. 9 Dikeruknya madu itu ke dalam tangannya dan sambil memakannya ia berjalan terus, kemudian pergilah ia kepada ayahnya dan ibunya, dan memberikannya juga kepada mereka, lalu mereka memakannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada mereka, bahwa madu itu dikeruknya dari kerangka singa.

Simson ─ seorang yang perkasa, sebenarnya, seperti yang dikatakan kemarin, dia harus bisa menyelamatkan orang Israel. Namun, memasuki awal pasal 14 mengejutkan kita: dia pertama kali melangkah ke atas panggung, tetapi apa yang dia tunjukkan sama sekali berbeda dengan latar belakangnya. Kita mungkin dapat meringkas 9 ayat dari pasal 14 menjadi tiga aspek permasalahan:

Simson ─ Sebagai penyelamat bangsa Israel, ternyata ia jatuh cinta pada seorang wanita Filistin. Dalam ayat 3, tertulis: sebab dia kusukai, para arkeolog menemukan bahwa budaya Filistin sebenarnya sudah penuh godaan seksual. Sebagai contoh, dalam banyak lukisan kuno, dapat terlihat banyak lukisan wanita dengan ekspresi berlebihan dan bertelanjang dada. Di sini, ketika Simson berkata: karena saya menyukainya, kita memahami bahwa dia sangat tertarik pada perempuan ini kemungkinan besar hanya dari mata dan nafsu fisik. Tak heran, dia sebenarnya tidak menaruh hati atas peringatan orang tuanya.

Simson ─ Sebagai seorang Nazir seumur hidup, ayat 5 mencatat bahwa ia dan orang tuanya pergi ke kebun anggur. Apakah Simson tidak mengetahui larangan sebagai seorang Nazir? Tentu saja ia tahu! Coba kita bertanya: bagaimana bisa religius di Israel bisa begitu buruk?

Simson ─ Dia tidak hanya memasuki kebun anggur, bahkan Alkitab mencatat bahwa dia membunuh seekor singa muda di taman. Namun, masalahnya adalah: ayat 6 mengingatkan kita bahwa Simson tidak memberi tahu orang tuanya tentang hal itu. Mungkin dia tahu telah melanggar larangan menyentuh jenazah / bangkai! Tapi mana yang lebih penting? Ayat 8 mencatat setelah beberapa waktu, ketika dia akan menikahi wanita itu, dia melihat sekelompok lebah dan madu pada kerangka bangkai singa di pinggir jalan, dikeruknya madu itu ke dalam tangannya dan sambil memakannya ia berjalan terus (ayat 9).

Melalui ketiga hal di atas, penulis Alkitab ingin kita melihat bahwa Simson benar-benar liar dan susah diatur, mengabaikan siapa dirinya, bahkan tidak menghargai jati dirinya sebagai penyelamat bangsa Israel.

Tragis seorang perkasa – perilaku Simson sama sekali tidak berpadanan dengan rahmat yang telah dia terima!

Renungkan:
Kegagalan Simson berasal dari kegagalannya untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan identitasnya!
Dia adalah pejuang yang perkasa dan penyelamat Israel. Namun, hidupnya bisa begitu berantakan. Penulis Alkitab sepertinya ingin kita melihat: sekalipun itu adalah orang yang ditunjuk dan dipilih oleh Allah, tetapi bisa hidup seperti begitu, kita harus memahami: Betapa pentingnya tanggung jawab setiap orang atas hidupnya sendiri!

Simson bukan hanya seorang perkasa, tetapi seorang Nazir seumur hidup Mengapa ini penting? Bayangkan saja: Setiap kali orang Israel berseru kepada Allah, Allah menyiapkan hakim untuk mereka, tetapi setelah setiap kemenangan, Israel akhirnya gagal. Apa masalah sebenarnya bagi orang Israel?Kehidupan spiritual merupakan masalah yang lebih besar dibandingkan penindasan dari orang asing.
Simson ─ Sebagai seorang Nazir seumur hidup, dia seharusnya memimpin orang Israel untuk membangun kembali hubungan mereka dengan Allah, namun dia tidak melakukan itu!
Bagaimana dengan kita? Apakah kita semua bertanggung jawab atas hidup kita? Atau, apakah kita semua seperti Simson ─ belum menjalani identitas umat Allah, terlebih lagi, membuat orang lain sedemikian mengabaikan hubungan dengan Allah?


Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Hakim-hakim 13:1-5

「Simson ── 「Pahlawan」sejati」

Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.

(Hak. 13:1-5 [ITB])
1 Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.
2 Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. 3 Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. 4 Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. 5 Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin.

Hakim-hakim 13:1-5 mencatat kelahiran Simson. Untuk memahami Simson, pasal ini juga sangat penting karena memberikan unsur iman yang sangat penting, mari kita membaca dan memahami catatan tentang Simson dan makna di baliknya.

Ayat pertama mulai mencatat: Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN. Ini sama sekali bukan kalimat yang membuat kita merasa aneh. Namun, setelah mengamati dengan cermat, kita akan menemukan bahwa deskripsi penulis Alkitab tentang kejahatan orang Israel sangat sederhana, tidak lagi sama seperti sebelumnya, memberi tahu kita kesalahan apa yang dilakukan orang Israel. Membaca terus, sepertinya memberi kita perasaan bahwa penulis Alkitab bosan dengan kejahatan orang Israel yang dilakukan berulang-ulang (Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN). Jika kita benar-benar menerjemahkan ayat ini, mungkin akan menjadi: lagi dan lagi, orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ini jelas tidak menekankan kejahatan apa yang dilakukan Israel. Tetapi untuk memberitahu kita: Israel lagi dan lagi berada dalam siklus kegagalan. Namun, apa yang membuat kita lebih khawatir? Meskipun mereka sekali lagi dihukum (Allah menyerahkan mereka kepada orang Filistin selama empat puluh tahun, ini merupakan waktu paling lama orang Israel ditindas di era Hakim-hakim), tetapi mereka bahkan tidak memiliki sedikit pun tanda memohon kepada Allah, tidak berseru kepada Allah tidak seperti biasanya. Dapatkah Anda bayangkan seberapa dalam tingkat dosa Israel saat itu? Dapatkah Anda membayangkan bagaimana tingkat kemunduran hubungan antara mereka dan Allah?

Ayat 2-5 tentang kelahiran Simson. Ada beberapa aspek yang istimewa:

Menurut catatan Alkitab, Simson bukanlah hakim yang dibangkitkan Allah karena orang Israel berseru kepada Allah. Bahkan pada saat itu, Simson masih belum lahir, bukan salah satu anggota komunitas itu. Ini poin yang paling berbeda ── para hakim yang dibangkitkan Allah di masa lalu sebenarnya adalah jawaban Allah atas seruan orang Israel, dan Allah memilihnya dari antara komunitas tersebut. Namun, Simson tidak seperti itu, karena dia belum lahir. Dengan kata lain, orang Israel harus menunggu sampai istri Manoah hamil, melahirkan, dan menunggu Simson tumbuh dewasa!

Alkitab juga mencatat bahwa istri Manoah mandul, tidak beranak, dengan kata lain, kelahiran Simson pasti merupakan tindakan yang luar biasa yang dilakukan oleh Allah pada seorang wanita yang mandul.

Ayat 5 mengatakan bahwa anak itu akan mulai menjadi milik Allah sebagai Nazir di dalam rahim ibunya. Menurut catatan 《Kitab Bilangan》6:1-8, orang Nazir adalah orang yang rela meninggalkan urusan dunia untuk mengabdi kepada Allah, menjadi Nazir biasanya terdapat tiga persyaratan:
• Jangan menyentuh anggur dan minuman yang memabukkan atau yang dibuat dari buah anggur;
• Tidak boleh memotong rambut;
• Tidak boleh berurusan dengan penguburan, tidak boleh bersentuhan dengan mayat.

Aspek-aspek ini sebenarnya tidak mudah dilakukan sama sekali, oleh karena itu, jika berkeinginan menjadi seorang Nazir, biasanya hanya dapat bertahan untuk waktu yang singkat, dan sulit untuk mempertahankannya dalam waktu yang lama. Namun, Simson menjadi Nazir seumur hidup mulai dari rahim ibunya, seumur hidup sebagai yang dipisahkan dikhususkan untuk kudus.

Paruh kedua dari ayat 5 mengatakan: dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin. Bayangkan saja: bagi istri Manoah pada saat mendengar hal itu, bagaimana perasaannya? Faktanya, dapat dilihat dari catatan setelah pasal 13, bahwa suami istri Manoah tampaknya tidak cukup iman, karena semua ini di luar nalar dan pengalaman mereka.

Berharga untuk kita renungkan: Simson ── seberapa pentingnya catatan yang tidak biasa ini? Sebenarnya, penulis Alkitab ingin memberi tahu kita: dalam kondisi iman orang Israel yang begitu buruk, pemimpin seperti apa yang mereka butuhkan?
• Seorang pemimpin yang sepenuhnya dipilih oleh Allah;
• Seorang pemimpin yang dipenuhi kuasa;
• Lebih penting lagi: seorang pemimpin yang dapat dipisahkan dikhususkan untuk kudus dari antara lingkungan kehidupan iman yang kacau!

Simson ── ia dipersiapkan memiliki semua kualitas tersebut. Setelah membaca ayat-ayat ini, kita mungkin harus setuju dengan satu hal ── Simson memang dapat membalikkan kekalahan untuk bangsa Israel.

Renungkan:
Bagaimana Allah memperlengkapi kita untuk bekerja keras bagi kerajaan-Nya di generasi ini? Mungkin kita belum tentu kekuatan Simson, tetapi Allah memang memberi kita kekuatan untuk melayani-Nya.


Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.