「Lebar, panjang, tinggi, dan dalam」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 3:18-20 [ITB])
18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita

Perikop kitab suci hari ini dapat dibagi menjadi dua paragraf, ayat 18-19 adalah bagian akhir dari doa sebelumnya, dan ayat 20-21 membentuk himne singkat pujian kemuliaan Allah di akhir pasal 3 ini. Kita akan merenungkan kedua topik ini.
Pertama, tujuan doa dari dalam ayat 18-19 adalah agar pembaca memahami sesuatu. Terjemahan versi Mandarin CUV (juga ITB, BIMK) menggabungkan ayat 18 dan 19, sehingga kata 「kasih Kristus」 yang diungkapkan di ayat 19 diletakkan ke depan di ayat 18, menjadi subjek (tema) untuk dipahami bersama pembaca dan semua orang kudus. Namun secara literal teks aslinya, kata 「kasih Kristus」 bukan di ayat 18, diterjemahkan secara harfiah kata per kata adalah: 「supaya kamu dapat mengerti dengan segala orang suci itu berapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya」 (ITL; lihat juga KJV 「18 May be able to comprehend with all saints what is the breadth, and length, and depth, and height; 19 And to know the love of Christ, which passeth knowledge, that ye might be filled with all the fulness of God.」 ), tetapi jadi tidak jelas subjek tema ayat 18 ini, maka beberapa terjemahan membantu pembaca menemukan subjek apa yang dimaksudkan dari dalam konteks.
Karena pembicaraan tentang bait Allah pernah muncul pada teks sebelumnya, beberapa orang mengartikan kalimat ini berbicara tentang tema luasnya Bait Allah di zaman akhir (lihat 2:21-22 「Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh」). Meskipun pengharapan hari-hari terakhir adalah pesan yang penting, namun sulit untuk menjelaskan mengapa di sini menghendaki orang percaya perlu memahami ukuran Bait Suci. Oleh karena itu, terjemahan yang dibuat oleh CUV (juga ITB, BIMK) memasukkan tema kasih Kristus yang ada di ayat 19 (konteks terdekat) ke dalam ayat 18 ini tentu memiliki dasar tertentu yang masuk akal.
Di sisi lain, kita juga tidak bisa mengabaikan tema lain dalam teks sebelumnya (konteks yang lebih besar), yaitu rahasia yang terus dibahas dalam pasal ini, yaitu orang non-Yahudi dapat menjadi umat Allah bersama dengan orang Yahudi. Oleh karena itu, ruang lingkup umat Allah dan kerajaan Allah harus menjadi pesan yang harus dipahami serta diterima oleh orang percaya. Jika demikian maka 「lebar, panjang, tinggi, dan dalam」 bisa merujuk pada sifat komprehensif dari keselamatan Kristus dan juga menyiratkan sifat universalitas misi Injil kabar bahagia (untuk semua bangsa-bangsa). Tentu saja, keselamatan Kristus dan kasih-Nya yang tak terukur adalah pesan yang saling terkait, karena kasih Yesus Kristus tidak terukur, maka ruang lingkup keselamatan juga tidak terbatas.
Ayat 19 「dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah」, di bagian akhir ayat ini ditunjukkan hasil yang terjadi saat orang percaya memahami dan menerima sifat universalitas Injil. Karena ketika kita mau menerima anugerah Allah dan misi keselamatan-Nya, Dia akan memenuhi kita dengan anugerah-Nya yang melimpah.
Terakhir, di ayat 20 「Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita」, sebelum dinaikkan puji-pujian kepada Allah, ada kalimat deskriptif yang menjelaskan tentang sifat-sifat Allah yang harus dipuji. Paulus menunjukkan bahwa Allah dapat sepenuhnya menggenapkan segala sesuatu sesuai dengan kuasa besar-Nya, yang bekerja di hati kita, jauh melampaui yang kita doakan atau pikirkan. Bukan karena kita memiliki sesuatu untuk dipersembahkan kepada Allah, tetapi Dia telah memberi kita dengan berlimpah. Kehendak Allah itu indah sempurna, dan kekuatan kuasa-Nya jauh melampaui. Dalam penyembahan dan pujian, kita perlu menaikkan doa atau pengharapan atas penggenapan kehendak Allah, agar segala kemuliaan ditujukan kepada-Nya.
Renungkan:
Apakah kita mengerti betapa kayanya kelimpahan anugerah yang Allah berikan kepada kita di dalam Kristus sehingga kita dapat memenuhi misi-Nya di dalam gereja?
Apakah kita percaya bahwa rencana Allah lebih baik dari pikiran kita sendiri? Apakah kita dengan tulus berdoa agar kehendak Allah digenapkan di muka bumi?
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.