Efesus 1:19-23

「Kuasa besar kebangkitan」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 1:19-23 [ITB])
19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,
21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.
22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. 23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Dalam Efesus 1:19-21, Paulus menunjukkan kepada kita bahwa orang beriman harus bisa mengetahui kuasa besar Allah yang dinyatakan di antara kita, terutama ayat 20-21 menunjukkan bahwa ini adalah fokus penting dari iman kita. Karena yang dialami oleh Yesus Kristus dan karya yang Ia selesaikan adalah dasar dari seluruh iman Kristen, gereja ada serta keberadaan gereja dibangun di atas dasar yakni kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati.

Kuasa Yesus Kristus dalam kehidupan orang percaya adalah sangat besar luas dan tak terbayangkan. Paulus di ayat 19 menggunakan serangkaian kata untuk dengan sangat tegas mengungkapkan kuasa yang luar biasa ini. Kata pertama dalam deretan ini betapa hebat (ὑπερβάλλω huperballo, KJV exceeding) dalam terjemahan Mandarin LuZhenzhong menggunakan ekspresi betapa melampaui (transenden) untuk menerjemahkan arti kata ini. Kata ini muncul tiga kali dalam surat Efesus dan diterjemahkan sebagai melimpah-limpah dalam 2:7, menggambarkan Yesus Kristus sebagai kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah, dalam 3:19, dijelaskan bahwa kasih Yesus Kristusmelampaui pengetahuan manusia, tidak dapat diukur dengan pengetahuan manusia. Semua penggunaan ini juga hendak mengungkapkan bahwa kuasa Allah yang dinyatakan pada diri orang beriman demikian luas besar, tetapi bahkan melampaui luas besar. Di paruh kedua ayat ini, Paulus menggunakan tiga kata yang semuanya merupakan ekspresi tentang kuasa yang besar, bekerja menurut kuat kuasa-Nya (ITL). Kata bekerja (ἐνέργεια energeia) dapat diartikan sebagai daya, fungsi, dan efek, lebih menekankan pada efek aktual; kuasa (κράτος kratos) lebih diterjemahkan sebagai kedaulatan atau kekuasaan; dan kekuatan (ἰσχύς ischus). Paulus secara bersamaan menggunakan ketiga kata yang bertumpangan ini, sangat jelas juga memiliki fungsi penekanan, agar pembaca merasakan bahwa kuasa Allah yang dinyatakan di antara orang-orang beriman adalah demikian besar tidak ada yang menandingi.

Ayat 20-21 memberikan contoh tentang kekuatan kuasa besar yang tak tertandingi ini. Meskipun sulit bagi kita untuk membayangkan bagaimana besar kuasa Allah itu, kita dapat melihat dalam diri Yesus Kristus kuasa kebangkitan-Nya dari antara orang mati. Kebangkitan itu sendiri berada di luar imajinasi kita. Manusia tidak pernah bisa mengalahkan kekuatan maut. Kebangkitan Yesus dari antara orang mati adalah keajaiban sejarah, dan bahkan Dia naik kembali ke surga serta duduk di sebelah kanan Allah Bapa, nama Kristus melampaui semua kekuatan dan kuasa yang ada di bumi maupun langit. Oleh karena itu, kebangkitan Yesus Kristus bukan hanya sekadar pertunjukan kekuatan kuasa yang bersifat satu kali, tetapi karena peristiwa sejarah ini menyingkapkan bahwa kerajaan Allah digenapi di dalam Yesus Kristus.

Kemampuan untuk memahami kebangkitan Yesus Kristus tidak hanya untuk mendapatkan pengetahuan di dalam otak pikiran, tetapi untuk mengetahui bahwa ada Juruselamat yang dapat diandalkan dalam kehidupan kita (hidup yang memiliki makna). Tidak peduli situasi apa yang kita hadapi, kita dapat mengetahui bahwa karena Dia hidup, maka kita dapat hidup bersandar kepada Dia untuk menghadapi segala macam tantangan dalam hidup kita.

Renungkan:
Yesus Kristus yang hidup, adalah batu penjuru iman kita. Karena Dia hidup, maka orang yang percaya kepada Dia bisa menghadapi jalan hidup yang sesak.

(Tambahan penerjemah: betapa hebatnya Allah bekerja dengan penuh kuasa melalui Kristus Yesus di dalam diri kita orang percaya, kuasa yang bekerja menurut kuat kuasa-Nya, kuasa kebangkitan dari kematian, berdaulat penuh kuasa melampaui segala kekuatan yang ada di langit dan di bumi. Kuasa Allah yang dinyatakan dalam diri dan hidup kita sepatutnya menjadi dasar diri saya mengalahkan ketakutan, kepahitan, rendah diri, kesombongan, …


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.