「Kristus Datang Selamatkan Manusia. Bersama Diselamatkan, Puji Anugerah Allah.」
Oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí)
(Rom. 15:8-13 [ITB])
8 Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita, 9 dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis: 「Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.」 10 Dan selanjutnya: 「Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya.」 11 Dan lagi: 「Pujilah Tuhan, hai kamu semua bangsa-bangsa, dan biarlah segala suku bangsa memuji Dia.」 12 Dan selanjutnya kata Yesaya: 「Taruk dari pangkal Isai akan terbit, dan Ia akan bangkit untuk memerintah bangsa-bangsa, dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan menaruh harapan.」
13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
【Terjemahan Langsung】Karena, aku katakan, Kristus demi kebenaran Allah telah menjadi pelayan sunat, untuk mengkonfirmasikan janji-janji Bapa, agar bangsa-bangsa lain karena rahmat belas kasihan dapat memuliakan Allah. Seperti yang dikatakan Alkitab: 「Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu」 (dikutip dari Maz. 18:49) dan berkata, 「Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya」 (Ul. 32:43), dan 「Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!」 (Menurut Mazmur 117:1). Dan Yesaya berkata: 「Taruk dari pangkal Isai akan terbit, dan Ia akan bangkit untuk memerintah bangsa-bangsa, dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan menaruh harapan」 (Kutipan dari Yes. 11:10). Kiranya Allah pemberi berkat pengharapan akan memenuhi engkau sekalian dengan semua sukacita dan kedamaian, oleh iman, agar engkau sekalian oleh kuasa Roh Kudus, dipenuhi dengan harapan yang berkelimpahan.
Melanjutkan teks sebelumnya di atas, kita harus menerima saudara dan saudari kita sebagaimana Kristus menerima kita, membangun mereka dan membawakan kebaikan kepada mereka, agar mereka dapat satu hati bersama kita memuliakan Allah, bersukacita bersama! Dalam Rom. 15:8-13, Paulus sekali lagi membawakan dua topik utama dari surat Roma: 1) Injil Kristus adalah terkait mengenai bangsa-bangsa! Kita harus mengambil bagian dalam Amanat Agung! 2) Kedatangan dan misi Kristus dinubuatkan dalam Perjanjian Lama dengan berkelimpahan, janji-janji ini digenapi oleh Kristus, oleh karena itu, seumur hidup kita harus menjadi duta Kristus, dan memberikan kesaksian bahwa Allah menghendaki bangsa-bangsa taat kepada Injil kebenaran dan menaikan puji-pujian kepada-Nya. Oleh sebab itu Paulus mengutip empat bagian Perjanjian Lama dan berbicara tentang bagaimana Allah menubuatkan bahwa Kristus akan memimpin keselamatan semua bangsa, sehingga bangsa-bangsa dapat memuji Dia dan penuh pengharapan memandang kepada-Nya. Perikop ini juga mempersiapkan gereja Roma untuk Paulus, mempersiapkan mereka untuk bekerja dengannya di masa depan, untuk menyebarkan Injil ke ujung bumi dan ke Spanyol.
Surat Roma memiliki ajaran khusus serta penting bahwa Injil pertama-tama harus datang kepada orang-orang Yahudi dan kemudian kepada bangsa-bangsa lain. Ketika berbicara tentang misi Kristus, Paulus pertama-tama menunjukkan bahwa Kristus adalah 「pelayan orang-orang bersunat」 dan kemudian berbicara tentang 「bangsa-bangsa … mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya.」 Di sini Paulus melanjutkan kerangka 「pertama-tama orang Yahudi, kemudian juga orang Yunani.」 Ayat 8, frasa 「pelayan orang-orang bersunat」 (ITB) dapat juga diterjemahkan secara langsung mengacu pada sunat, bukan mengacu pada orang yang disunat, 「minister of the circumcision (KJV) / pelayan sunat (IMB)」 (a deacon of circumcision), Injil Kristus tidak menyangkal sunat Yahudi, tetapi tidak memaksa orang-orang non Yahudi untuk disunat. Kata 「pelayan」 (diaken) juga dapat diterjemahkan sebagai 「hamba」, demi kebaikan manusia dunia agar mendapatkan keselamatan, Kristus bersedia menjadi hamba; karena itu kita juga harus menjadi hamba, menjadi duta Injil, dan memberkati dunia. Kata 「rahmat」 dalam ayat 9 membuat pembaca mengingat kembali ajaran pasal 9, bahwa bangsa-bangsa lain dapat diselamatkan, semua karena rahmat belas kasihan Allah, dan dalam anugerah yang cuma-cuma, tetapi di sini Paulus menambahkan ajaran bahwa kita yang sudah menerima rahmat belas kasihan, kita harus memuliakan Allah dan melayani Tuhan sepanjang hidup kita. Paulus sendiri menjadi teladan orang yang sudah menerima rahmat belas kasihan, dan dia berkata, 「tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal」 (1 Tim. 1:16), orang-orang yang benar-benar menerima rahmat belas kasihan, akan memuliakan Allah selama sisa hidup, dan menjadi hamba yang merealisasikan Amanat Agung.
Melanjutkan teks sebelumnya di atas, kita semua yang menerima rahmat belas kasihan adalah orang yang diterima oleh Kristus dari dalam dosa. Kita ditarik oleh Kristus ke sisi diri-Nya, Ia menjadi saudara sulung rohani kita, agar kita menjadi anak Bapa yang berharga. Kita lemah, tidak berguna, tetapi dibangun, mendapatkan kebaikan, tidak hanya diberkati anugerah tetapi juga memiliki misi kehidupan untuk memuliakan Allah. Bagaimana Paulus membantu Onesimus adalah kesaksian yang bagus. Onesimus awalnya adalah budak yang gagal, buron, dan non Yahudi yang rendah. Tetapi Paulus melihatnya sebagai seseorang yang dikasihi di dalam hatinya, ia mengubah orang yang tadinya tidak berguna ini menjadi duta Injil Kristus. Menurut catatan tradisi gereja, Onesimus kemudian melanjutkan Timotius sebagai uskup Efesus dan mati martir di dalam Tuhan. Injil adalah kekuatan Allah, tidak hanya menyelamatkan kita, tetapi juga memungkinkan kita sepenuhnya diubahkan, memperbarui pikiran kita, dan menjadi hamba yang dapat memuliakan Allah! Mereka yang mau membawa misi melayani Tuhan dan memuliakan Tuhan bukanlah pengorbanan, tetapi akan menerima berkat yang lebih besar dan menjadi hamba yang makin menyerupai Kristus! Muliakanlah Tuhan selamanya!
Renungkan:
Beberapa orang berpikir bahwa 「seumur hidup melayani Tuhan dan memuliakan Tuhan」 adalah pengorbanan, tetapi beberapa orang berpikir bahwa dapat melayani adalah kemuliaan yang tak terbatas, rahmat anugerah yang besar! Bagaimana Anda melihatnya?
Paulus yang menerima rahmat belas kasihan memiliki tekad: 「menjadi contoh teladan bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya memiliki hidup yang kekal」Apakah Anda memiliki tekad ini?
Onesimus bisa menjadi orang yang berguna, dan menjadi hamba Allah yang berharga! Apakah Anda ingin menjadi hamba Allah? Apakah Anda bersedia menyerahkan hidup Anda sendiri dan mempercayakannya kepada Tuhan untuk dipakai Tuhan?
Renungan pemahaman Surat Roma (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Roma pasal 12-16 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan November 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.