Lukas 22:1-6

「Sebenarnya Berdiri Di Sisi Siapa?」
Oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā)

Alliance Bible Seminary H.K.

(Luk. 22:1-6 [ITB])
1 Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Paskah, sudah dekat.
2 Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan, bagaimana mereka dapat membunuh Yesus, sebab mereka takut kepada orang banyak.
3 Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu. 4 Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. 5 Mereka sangat gembira dan bermupakat untuk memberikan sejumlah uang kepadanya. 6 Ia menyetujuinya, dan mulai dari waktu itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka tanpa setahu orang banyak.

Melalui Yesus naik keledai memasuki Yerusalem, Lukas terutama hendak mencatat tentang pengajaran Yesus di Bait Suci dan tantangan para pemimpin agama. Di sepanjang berjalannya proses, Yesus mengklarifikasi dan menjelaskan apa yang dimaksudkan penderitaan yang dialami oleh raja Yahudi, dengan demikian menjelaskan arti sebenarnya dari naik takhta, sehingga murid-murid-Nya dapat mengingat apa yang dilakukan dan dikatakan Tuhan Guru mereka setelah kematian-Nya. Sampai di Lukas pasal 22 hingga 23, berbicara tentang penderitaan dan penyaliban Yesus.

Pasal 21, Yesus berbicara tentang hari-hari akhir zaman, lalu di perikop hari ini Yudas menjual Tuhan, kita mungkin tidak sepenuhnya memahami apa hubungan antara keduanya. Namun, jika kita merenungkannya dengan seksama memakai perspektif literatur apokaliptik yang akrab bagi orang-orang Yahudi, maka kita bisa lebih mendalam memahami penderitaan dan kematian Yesus.

Dalam literatur apokaliptik, nama-nama iblis dan setan bukanlah asing bagi orang Yahudi. Dalam tulisan apokaliptik Gulungan Laut Mati, wakil-wakil jahat ini adalah musuh dari Tuhan pencipta dunia dan penyelamat, yang akhirnya akan benar-benar dikalahkan Tuhan dan penyelamat (lih. 11Q3).

Tetapi perikop hari ini menunjukkan gambaran yang sangat berbeda — umat Tuhan, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat mencari jalan bagaimana mereka dapat membunuh Yesus. Dan ini bertepatan dengan Setan memasuki hati murid bernama Yudas itu, ia yang ingin menjual dan serta bersama-sama menyalibkan Yesus.

Dalam literatur apokaliptik umum, umat Allah berdiri di sisi Allah dan Penyelamatnya, bersama-sama menghadapi si jahat. Ayat-ayat hari ini yang mengejutkan, ternyata umat Allah, beserta para pemimpin religius yang agung, para imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, bersama dengan Yudas murid Yesus, berdiri di sisi si jahat iblis, Setan, untuk bersama-sama menghadapi Allah dan Yang Diurapi-Nya.

Deskripsi ini tidak hanya menodai kesalehan juga teladan para pemimpin di benak orang-orang, bahkan jika disebutkan saja akan membuat orang merasa tidak sopan. Tetapi faktanya, Lukas ingin memperlihatkan kebalikan di akhir zaman ini, Dia yang diurapi Allah berjalan sendirian menuju salib. Mereka yang tampaknya sepatutnya berdiri di sisi Anak Allah bersama menghadapi pekerjaan Setan, ternyata jatuh menjadi alat yang digunakan oleh iblis, bersama melawan Allah dan keselamatan yang hendak digenapkan-Nya.

Pikiran isi hati Setan adalah jahat, dengan uang hendak membeli kesetiaan orang, dan hanya ketika tidak ada banyak orang di malam hari, secara diam-diam menangkap Yesus. Mereka yang hidup dalam kegelapan akan menghidupi kegelapan, dan juga akan membuat hati menjadi gelap.

Renungkan:

Orang-orang Kristen juga sering berpikir telah hidup berdiri di samping Tuhan dan melawan yang jahat, tetapi mereka tidak tahu bahwa semua jenis perbuatan gelap membuktikan bahwa mereka hanya berdiri di sebelah yang jahat dan menyerang yang diurapi dari Allah.

Dalam sejarah, tidakkah hal-hal ini sering terjadi?


Renungan pemahaman Injil Lukas (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Lukas 19-24 ditulis oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā) yang dipublikasi pada bulan Juli 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya ini.