Efesus 1:1-2

「Pembukaan」

Ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) Alliance Bible Seminary H.K.

(Ef. 1:1-2 [ITB])
1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. 2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Kita akan membaca surat Efesus untuk melakukan renungan pribadi selama satu bulan berikutnya ini.

Penulis surat Efesus ini adalah Paulus, yang merupakan fakta yang jarang diperdebatkan. Nama Paulus dan pengalamannya tersebar di seluruh surat (Ef. 3:1, 7, 13; 4:1; 6:19-20), sehingga hidupnya dan ajarannya saling terkunci erat satu sama lain dan saling menyatakan satu sama lain. Membaca kata-kata dan mengingat perjalanannya.

Dalam suratnya ini Paulus menyebut dirinya sebagai 「utusan yang dipenjarakan」 (Ef. 6:20), surat ini ditulisnya ketika ia masih di penjara di Roma, dan oleh karena itu termasuk salah satu dari surat-surat dalam penjara. Namun saat membaca surat ini, kita tidak mendapatkan sedikitpun amarah, atau depresi, emosi yang negatif, tetapi hanya damai, sukacita, cinta kasih, iman dan pengharapan. Paulus sebagai contoh pribadi, sepenuhnya menggambarkan bagaimanakah mengabarkan Anak perdamaian dari Injil damai sejahtera.

Mengenai pembaca dari surat ini, Ef. 1:1 mengatakan 「orang-orang kudus di Efesus.」 Ini adalah hal yang umum diterima oleh para peneliti. Paulus pernah tinggal dan melayani di Efesus untuk suatu waktu, dan telah memiliki hubungan yang mendalam dengan saudara dan saudari di sana, dan itu adalah normal baginya untuk menulis surat pada mereka. Beberapa orang sarjana peneliti walaupun mempertanyakan beberapa kata-kata dalam surat ini, menunjukkan bahwa ia tidak memiliki hubungan erat dengan orang percaya di sana, atau mungkin ia tidak pernah bertemu dengan mereka (misalnya Ef. 1:15; 3:2); namun kita tidak setuju dengan penjelasan ini.

Di beberapa transkrip periode awal dan yang dapat diandalkan tidak menyebutkan Efesus, mereka percaya bahwa surat tidak dimaksudkan untuk ditujukan kepada Jemaat Efesus pada saat menulis. Isi dari surat ini sedikit berbeda dari surat Paulus yang lain, dan surat ini tidak menyebutkan satupun masalah gereja secara individu atau spesifik, tetapi hanya membahas sifat dan misi Gereja secara prinsip dan doktrinal; Juga tidak merujuk kepada satupun pesan pembuka surat dan laporan yang bersifat pribadi; Maka banyak orang percaya bahwa surat ini adalah sebuah surat edaran, Paulus dari awal bermaksud untuk mengirimkannya ke gereja di berbagai tempat, bukan hanya sebuah gereja. Jemaat Efesus adalah salah satu dari pihak yang ditujukan.

Namun dalam surat ini mencatat dua doa Paulus bagi orang beriman, terutama Ef. 1:15-16, kita percaya bahwa saat ia menuliskannya, di dalam pikiran ada satu pembaca, jemaat Efesus tentu saja merupakan kemungkinan yang terbesar. Tapi sangat mungkin bahwa pada saat yang sama Paulus juga punya rencana untuk mengirim surat ini secara luas kepada gereja-gereja di berbagai tempat dan berperan sebagai surat edaran.

Jika juga berperan sebagai surat edaran, surat ini ditulis secara umum, tidak berkaitan dengan kebutuhan atau masalah dari suatu jemaat di daerah tertentu, tapi sebagai penjabaran sistematis atas kebenaran yang penting untuk diterima oleh jemaat.

Dibandingkan dengan surat-surat Paulus yang lain, surat Efesus secara struktur adalah yang paling rapi ringkas, penyampaian jalan pikiran yang konsisten dan jelas. Terutama menjelaskan sifat dan misi Gereja (dituliskan dalam huruf besar artinya Gereja secara keseluruhan, sedangkan jika dituliskan dalam huruf kecil artinya gereja lokal), khususnya Gereja sebagai tubuh Kristus, untuk menggenapkan misteri Allah yakni yang tersembunyi di balik tindakan penciptaan dan penebusan: rencana Kristus. Selanjutnya Paulus menunjukkan hubungan setiap orang percaya dengan rencana Kristus ini, yang secara individual dipilih dipanggil oleh Allah, menjadi anggota Gereja (anggota tubuh), dan menjadi bagian dari rencana Kristus, menjadi perpanjangan dari Kristus, untuk menggenapkan rencana ini menjadi selesai. Paulus juga memberikan penjelasan lengkap dari sikap dan cara di mana orang-orang percaya harus bersikap dan menjalani kehidupan mereka.

Surat Efesus ini tidak panjang, kita tidak bermaksud untuk memotong setiap ayat terlalu detil, tapi rencana untuk membaca setidaknya 7-8 ayat sehari; Jadi itu lebih baik untuk membaca perikop Alkitab yang sama untuk 3-4 hari dan berbicara satu persatu bagian setiap hari. Kita berharap bahwa bahkan ini adalah renungan rohani lebih daripada tafsiran ketat, namun Anda masih dapat memahami gambaran besar seluruh Alkitab, dan tidak hanya melihat daun tanpa melihat hutan pohon. Pesan dari keseluruhan surat pasti lebih penting daripada cahaya yang dinyatakan oleh setiap kata atau kata-kata, dan tidak membuat Alkitab menjadi kalimat emas.

Aplikasi Tindakan:

Bagaimanapun juga, membaca Alkitab secara cepat dan membaca secara intensif harus seimbang. Jadi selain membaca detil secara urut satu perikop setiap hari, juga tetap perlu membaca enam pasal Alkitab sekaligus dan mengulangnya dua, tiga kali.
Marilah kita menunggu kebenaran Allah.


Daftar renungan pemahaman  (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus ditulis oleh 梁家麟 (Liáng Jiā Lín) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.