2 Tes. 2:1-17

「Menantikan Tuhan, Tidak Kaget Lingkungan Berubah」

Renungan ini merupakan terjemahan 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Tesalonika ditulis oleh 陳耀鵬 (Chén Yào Péng) yang dipublikasi pada bulan Februari 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

(2 Tes. 2:1-17 [ITB])
1Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,
2supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. 3Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga!
Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, 4yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
5Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu?
6Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. 7Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, 8pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
9Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, 10dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
11Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, 12supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.
13Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai. 14Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.
15Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
16Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita, 17kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.

(2 Tes. 2 akan dibahas secara keseluruhan terlebih dahulu hari ini, dan akan dibahas secara detil besok.)

Doktrin akhir zaman adalah sebuah topik pembicaraan yang hangat di gereja, juga merupakan sebuah berita klimaks dalam Alkitab. Orang percaya yang ada di dunia diganggu oleh penyakit, penderitaan, kesulitan, bahkan aniaya, apakah terdapat penghiburan dan pengharapan yang lebih besar daripada kedatangan Tuhan yang kedua kali lagi yang bisa membuang semua hal-hal tersebut? Doktrin akhir zaman bukan dimulai dari gereja Perjanjian Baru, Israel penuh dengan penantian akan akhir zaman. Perjanjian Lama juga ditutup dengan sebuah peringatan akhir zaman (Mal. 4:5-6). Walaupun para nabi yang tidak sama semuanya dengan keras mengumumkan tingkah laku orang Israel yang mengkhianati Allah dan penghakiman yang akan dihadapi, tetapi mereka tidak berhenti di berita yang tidak berpengharapan, mereka memberitakan berita antusias tentang umat Allah kembali pulang ke tanah leluhur (Yes. 43:5-7; Yer. 24:4-7; Yeh. 11:16-21), tanah sama seperti taman Firdaus (Yes. 5:1-3; Yer. 31:12), musuh dimusnahkan (Yer. 50-51; Hab. 2:2-19), Bait Suci akan ada penyembahan lagi (Yer. 31:6-14). Selain itu, berita yang penuh pengharapan mencakup kebangkitan orang mati (Yes. 26:19; Yeh. 37:1-14; Dan. 12:2) dan sebuah aturan dunia yang baru menggantikan yang lama (Yes. 41:18-20; 65:17-25; Yeh. 47:9).

Paulus mengabarkan segala pengharapan Israel atas akhir zaman, semuanya akan sepenuhnya direalisasikan saat Yesus datang lagi. Kebangkitan Yesus adalah pembukaan era baru Kerajaan Surgawi, kedatangan-Nya yang kedua kali adalah realisasi sempurna kedatangan Kerajaan Surgawi ke dunia. Tepat sama seperti Israel, Paulus dan kita semuanya menantikan kuasa jahat secara total dimusnahkan, keadilan kekal dinyatakan. Tetapi sebelum hari itu datang, orang percaya perlu sungguh-sungguh mewaspadai bidat penyesat (ayat 9: Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis yang harus kita waspadai, yakni penyesat-penyesat non Kristen, maupun bidat yang menyamar sebagai Kristen, yang gencar menghujat keilahian Yesus. Jangan dengan mudah percaya, disesatkan oleh Anti-Kristus masuk dalam kebinasaan kekal !)

Paulus di 2 Tes. 2 mengingatkan orang percaya yang menghadapi aniaya, jangan dengan mudah percaya orang yang menyamar atas nama dia menulis surat berkata bahwa hari Tuhan sudah datang, mengakibatkan timbulnya ketakutan dan kepanikan yang tidak perlu. Maka Paulus hendak menjelaskan kepada mereka bahwa hari Tuhan tidak mungkin sudah datang, karena sebelumnya harus terlebih dahulu muncul hal yang bertolak belakang dengan ajaran dan penentang Firman. Selain itu, manusia durhaka pendosa besar juga belum menyatakan diri, dan sebelum ia muncul secara terang-terangan, penahannya yang masih tetap ada harus terlebih dahulu disingkirkan. Satu hari saja penahannya ini masih tetap ada, anak pembinasa belum akan muncul secara terang-terangan. Pendurhaka tanpa hukum ini paling akhir akan sesuai aktifitas setan, menjalankan berbagai macam perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat palsu. Tetapi paling akhir saat kemuliaan Tuhan datang akan memusnahkan Anti-Kristus ini.

Renungkan: Di berbagai tempat yang tidak sama di dunia, tiada putusnya terjadi serangan teror, membuat kita merasakan bahwa hari-hari yang aman dan nyaman bukan hal yang ada dengan sendirinya, sebenarnya dalam keadaan apapun, mungkin saja terdapat bahaya krisis yang sedang mengintai. Mungkin karena perasaan bahaya krisis semacam ini atau perasaan atas dunia yang kacau ini, telah memperdalam perhatian orang percaya terhadap berita tentang kedatangan Tuhan yang kedua kali. Sebuah novel 《Left Behind》 yang dituliskan dengan mengambil topik pengangkatan dari 1 Tes. 4, pernah sangat laku dijual. Orang percaya tentu dapat menikmati membaca novel yang menggambarkan kedatangan Tuhan yang kedua kali, namun juga sepatutnya secara langsung mempelajari pengajaran dari Alkitab, memperdalam pengenalan akan kebenaran penting atas 「kedatangan Tuhan yang kedua kali」.