Kej. 35:9-12

「Perjanjian Suci dan Pewarisan」

(Kej. 35:9-12 [ITB])
9Setelah Yakub datang dari Padan-Aram, maka Allah menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia. 10Firman Allah kepadanya: Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.Maka Allah menamai dia Israel.
11Lagi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Yang Mahakuasa. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu. 12Dan negeri ini yang telah Kuberikan kepada Abraham dan kepada Ishak, akan Kuberikan kepadamu dan juga kepada keturunanmu.

(Bacalah Kej. 35) Yakub memimpin seluruh rumah datang sampai di Betel, membangun mezbah yang ditujukan kepada Allah yang saat awal menampakkan Diri kepada dia, sekarang Allah sekali lagi menampakkan Diri kepada ia, memberkati dia. Bagian nats ini walaupun ringkas dan pendek, justru merupakan nats kunci yang terhubung dengan seluruh kisah para leluhur, berbicara tentang nama orang, nama Allah dan nama tanah.

(1) Nama orang, 「namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel」: Yakub walaupun di tempat penyeberangan sungai Yabok sudah dirubah bernama Israel (Kej. 32), tetapi dalam beberapa pasal yang selanjutnya tetap menyebut ia sebagai 「Yakub」, dan tidak seperti Abram dirubah bernama Abraham oleh TUHAN (Kej. 17), lalu terus dipanggil Abraham. Ini adalah mengingatkan dia, identitas dan kedudukannya sudah berubah, namun rohani karakter masih perlu dibentuk. Berita busuk tentang peristiwa kota Sikhem lebih lagi mengingatkan ia, termasuk anak-anaknya juga sama harus memerlukan perubahan (Kej. 34). Kelak sampai kitab Kejadian 43, baru banyak menyebut nama dia sebagai 「Israel」. Allah menghendaki ia harus melepaskan diri dari sifat diri yang licik dan jahat yang diwakili oleh nama 「Yakub」, berubah sebagai 「Israel」 yang mewakili kehidupan yang mulia bermartabat.

(2) Nama Allah, 「Akulah Allah Yang Mahakuasa」 (Ēl Šadday): Allah demikian menyebut diri sendiri, membuat Yakub terhubung dengan Abraham leluhurnya, dan keduanya sama-sama menyebutkan Allah mengubah nama orang. Tetapi lebih penting lagi adalah Allah berinisiatif memperbarui perjanjian yang Ia adakan dengan Abraham, diwariskan kepada Yakub, termasuk 「Beranakcuculah dan bertambah banyak, menjadi bangsa yang besar, raja-raja akan berasal dari pada dia, mendapatkan tanah perjanjian」. Ini adalah peristiwa setelah Yakub di Betel membangun mezbah dan membayar nazar. Allah berinisiatif membuat perjanjian dengan Yakub, perjanjian kudus ini berlaku efektif kekal selama-lamanya, dan harus diwariskan generasi ke generasi, diperbarui zaman ke zaman, dari iman yang merupakan kepercayaan nenek moyang, menjadi pengalaman diri sendiri.

(3) Nama tanah, 「Betel」: dua puluh tahun waktu berlalu banyak perubahan yang terjadi, Yakub sudah memiliki anak dan istri, ekonomi keluarga berkelimpahan, Allah sekali lagi menampakkan diri kepadanya, memperbarui perjanjian. Yakub tersentuh dan bersyukur, mendirikan tugu batu, 「mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya」. Ini adalah pertama kali di dalam Alkitab berbicara tentang 「korban curahan」 (nesek), juga disebut 「persembahan korban curahan dan penuangan minyak」(persembahan korban curahan 「naw-sak’ … neh’-sek」), kelak sering dipersembahkan oleh para imam untuk mewakili umat. Perkataan Allah adalah nyata dan sungguh, janji menjadi kenyataan, rohani orang oleh karena itu dibangun dan ditingkatkan, iman lebih kokoh.

Renungkan: Kapankah engkau terakhir kali mengalami pembaruan rohani? Ada di manakah Betel mu?

Yakub menaati perintah pulang sampai Betel, membangun mezbah membayar nazar, dan TUHAN selangkah lebih maju lagi menampakkan diri kepada dia, memperbarui perjanjian kudus, janji memberkati.

Mohon ingat, kita walaupun banyak terdapat hal yang tidak berkenan, tetapi Allah terus menantikan kita, terdapat kasih karunia yang akan selangkah lebih maju lagi yang akan dianugerahkan kepada kita, seluruh rumah mendapatkan berkat, tiada henti generasi ke generasi.

Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 27-50 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Januari 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).