Kej. 30:40-43

「Kawanan Kambing Domba dan Menjadi Kaya」

(Kej. 30:40-43 [ITB])
40Kemudian Yakub memisahkan domba-domba itu, dihadapkannya kepala-kepala kambing domba itu kepada yang bercoreng-coreng dan kepada segala yang hitam di antara kambing domba Laban. Demikianlah ia beroleh kumpulan-kumpulan hewan baginya sendiri, dan tidak ditempatkannya pada kambing domba Laban.
41Dan setiap kali, apabila berkelamin kambing domba yang kuat, maka Yakub meletakkan dahan-dahan itu ke dalam palungan di depan mata kambing domba itu, supaya berkelamin dekat dahan-dahan itu.
42Tetapi apabila datang kambing domba yang lemah, ia tidak meletakkan dahan-dahan itu ke dalamnya. Jadi hewan yang lemah untuk Laban dan yang kuat untuk Yakub.
43Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.

(Bacalah Kej. 30:25-43, dapat klik untuk membuka.) Kitab Kejadian 30 adalah pusat dari catatan tentang Yakub, dibagi menjadi dua bagian: bagian yang depan berbicara tentang istri dan selir Yakub melahirkan banyak anak laki dan anak perempuan bagi dia (Kej. 29:31-30:24), bagian yang kedua berfokus bicara tentang proses Yakub menjadi kaya (Kej. 30:25-43).

Waktunya adalah 「setelah Rahel melahirkan Yusuf」 (Kej. 30:25), sangat mungkin adalah setelah Yakub bekerja kepada Laban selama 2 kali 7 tahun demi Rahel dan Lea. Hutang Yakub sudah lunas, sepatutnya membangun ekonomi keluarga bagi dirinya sendiri. Perikop ini dapat dibagi menjadi dua bagian: pembicaraan antara Yakub dan Laban (Kej. 30:25-36), tindakan yang dilakukan Yakub menjadi kaya (Kej. 30:37-43). Pembicaraan mereka dapat dibagi menjadi tiga bagian kecil, semuanya menunjukkan hitung-hitungan dua orang:

(1) Tempat untuk menetap: Yakub meminta Laban mengijinkan dia pulang ke tempat asalnya, juga memberikan kepadanya istri dan anak yang ia dapatkan selama bertahun-tahun bekerja bagi Laban (Kej. 30:25-26). Sesuai hukum Taurat tentang 「perjanjian」 dalam kitab Keluaran, jika tuan memberikan kepada hambanya seorang isteri dan melahirkan anak lelaki atau perempuan, maka perempuan itu beserta anak-anaknya tetap menjadi kepunyaan tuannya (Kel. 21:4). Di sini Yakub dan Laban sama-sama memandang Yakub sebagai budak, maka harus terlebih dahulu mendapatkan ijin dari Laban.

(2) Membentuk keluarga dan mendirikan ekonomi: Yakub sudah memiliki empat istri, 12 anak laki dan perempuan, tetapi selain cinta yang romantis, ia juga ingin membangun ekonomi keluarga bagi dirinya sendiri. Di ayat sebelumnya Laban berinisiatif mengatakan: 「telah nyata kepadaku, bahwa TUHAN memberkati aku karena engkau.」 (ayat 27). Kata 「telah nyata」 sebenarnya secara harafiah adalah 「menelaah / meramalkan」 (niḥaš) atau 「menghitung」, tetapi 「menelaah / meramalkan」 lebih sesuai (kata yang sama dengan Kej. 44:5). Yakub juga menjawab: 「harta milikmu tidak begitu banyak sebelum aku datang, tetapi sekarang telah berkembang dengan sangat, dan TUHAN telah memberkati engkau sejak aku berada di sini」 (Kej. 30:30)

(3) Membuat perjanjian yang baru: Yakub berinisiatif memberikan ide agar dari antara kawanan domba yang memiliki bintik-bintik dianggap sebagai upah bagi dia, mungkin karena nilainya lebih rendah. Laban dengan gembira setuju, malah sengaja terlebih dahulu memisahkan kambing domba yang memiliki bintik-bintik kawanan (Kej. 30:31-36).

Yakub mengupas kulit dari dahan-dahan hijau, saat kawanan ternak tersebut minum air, ia meletakkan dahan-dahan yang dikupasnya itu dalam palungan, dalam tempat minum, sehingga tepat di depan hadapan kambing domba yang suka berkelamin pada waktu datang minum, sehingga melahirkan yang bercoreng-coreng, yang berbintik-bintik, dan yang berbelang-belang. Tidak dapat diketahui bagaimana ia bisa mendapatkan pengetahuan ilmu mengembang-biakan yang melampaui zaman tersebut, tetapi dahan hijau sampai kelihatan bagian bergaris-garis 「putih」 (lābān), tepat merupakan kata dari nama Laban (lābān), juga memberikan petunjuk bahwa kekayaan Laban sudah beralih diberikan kepada Yakub.

Renungkan: Apakah engkau membuat strategi siasat bagi kepentingan diri sendiri? Ada orang yang seperti lakon dalam cerita drama yang memperhitungkan segala siasat, pada akhirnya hanya tangan hampa, tetapi yang sesungguhnya membuat orang berkelimpahan adalah Allah, Amsal 10:22 「Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.」

Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kejadian 27-50 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Januari 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).