「Perihal Besar Seumur Hidup」
Jodoh pernikahan antara tindakan manusia dan rencana Tuhan.
(Rut 3:1-7 [ITB])
1 Lalu Naomi, mertuanya itu, berkata kepadanya: “Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?
2Maka sekarang, bukankah Boas, yang pengerja-pengerjanya perempuan telah kautemani itu, adalah sanak kita? Dia pada malam ini menampi jelai di tempat pengirikan;
3maka mandilah dan beruraplah, pakailah pakaian bagusmu dan pergilah ke tempat pengirikan itu. Tetapi janganlah engkau ketahuan kepada orang itu, sebelum ia selesai makan dan minum.
4Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan.”
5Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”
6Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
7Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
Saat episode ketiga dimulai, ini adalah peristiwa yang terjadi beberapa minggu kemudian, episode ini memasuki musim menampi, mengambil lokasi di tempat pengirikan. Terdapat sedikit perubahan pada peran para tokoh dalam adegan ini berbeda dengan adengan sebelumnya (yakni dalam fasal 2). Sebelumnya Rut berinisiatif menyebutkan hendak pergi memungut jelai (Rut 2:2), sekarang adalah Naomi yang berinisiatif menyebutkan hendak mencarikan Rut tempat berlindung (Rut 3:1) ; sebelumnya peran Boas memimpin jalannya perkembangan peristiwa, sekarang ia menjadi pihak yang lebih pasif; sebelumnya apa yang hendak Naomi dan Rut hendak pecahkan adalah masalah kebutuhan hidup yang paling dasar, pergi ke ladang mencari makanan, sekarang Naomi hendak mencarikan jaminan kehidupan dan kebahagiaan seumur hidup bagi Rut menantunya.
Naomi setelah bergembira atas hasil gandum dan jelai yang banyak, juga berpikir bagaimanakah akan melalui esok hari? Dia tahu bahwa diri sendiri sudah lanjut usia, akan ada sutu hari dia meninggal dunia, meninggalkan Rut menantunya. Janda asing yang berada di tanah yang asing ini saat masih ada mertua masih ada orang sepenanggungan, saling menolong saling dikusi memecahkan masalah; tetapi saat mertua sudah tiada, ia akan hidup sebatang kara, hidupnya pasti akan bertambah sulit. Naomi berpikir sampai hal tersebut, maka membuat perhitungan dan pengaturan bagi Rut, agar ia bisa seumur hidup mendapatkan jaminan, pernikahan yang baik. Di zaman dahulu, adalah laki-laki yang memimpin, dan dalam masyarakat yang berternak sebagai pokok, perempuan tidak memiliki kemampuan mencari nafkah, pilihan yang terbaik adalah menikah!
Pada awal Naomi sudah memohon kepada kedua menantu muda, berharap mereka kembali ke tanah bangsa mereka yakni tanah Moab, mencari suami yang baru untuk menetap dengan baik (lihat Rut 1:8-9). Sekarang, dia mengubah permohonan menjadi tindakan nyata, dengan terliti merencanakan pelaksanaan perihal besar, sebuah pernikahan. Berdoa berserah, dan tindakan nyata, keduanya tidak ada pertentangan. Maka Naomi berkata kepada Rut: 「Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?」 (Rut 3:1). Perkataan Naomi, ditambah pengaturan yang teliti terhadap Rut, serta di kemudian sikap Rut yang dengan kerendahan memohon perlidungan kepada Boas (lihat Rut 3:9), dengan jelas adalah sebuah tindakan untuk memohon pernikahan.
Naomi sebagai pihak yang senior, seperti juga orang tua zaman dahulu mengatur perihal besar seumur hidup bagi anak laki dan anak perempuan, adalah hal yang sangat alami dalam tradisi Timur Tengah juga seperti kebiasaan Tiongkok zaman dahulu. Masyarakat masa kini telah mengalami perubahan, pernikahan anak laki-laki dan anak perempuan adalah hasil dari pilihan mereka. Walaupun masih banyak orang percaya muda yang sudah mencapai usia menikah tetap memakai cara perantara; ada yang dengan cara kedua pihak orang tua menemui dahulu pihak pasangan, setelah mendapatkan persetujuan kedua pihak orang tua, baru giliran orang muda saling mengenal, setelah kedua pihak merasa sesuai baru mendiskusikan pernikahan. Dalam masyarakat negara barat di masa kini, terdapat organisasi Kristen yang memakai internet sebagai media perantara, agar orang muda bisa saling berhubungan saling mengenal. Tindakan mereka tidak menggantikan pekerjaan Tuhan, keduanya saling berkerja berjalan bersama.
Rencana Naomi tidak menggantikan pekerjaan Tuhan, dia tahu bahwa Boas adalah kerabat dekat yang wajib menebus, namun belum melihat ada tindakan yang diambil pihak Boas. Ia adalah kerabat dekat yang wajib menebus namun mengapa tidak berinisiatif ambil tanggung jawab? Apakah karena masih menunggu kerabat dekat lain yang lebih berhak ambil tindakan (Rut 3:12), atau karena identotas Rut yang adalah Moab perempuan sehingga menahan langkah kaki? Tidak peduli apa penyebabnya, Naomi ambil keputsan berinisiatif mencarikan Rut sebuah keluarga, yakni mencarikan dia seorang 「suami, 」 agar ia mempunyai sebuah 「 tempat berlindung. 」
Namun cara pengaturannya sesungguhnya tidak pernah terjadi dalam Perjanjian Lama. Di satu aspek adalah mertua yang menarik benang merah, juga dari pihak perempuan yang ambil inisiatif; di aspek lain, keseluruhan perencanaan tindakan menunggu saat malam orang sudah tidur, hanya tersisa laki-laki yang sendirian dan perempuan yang sendirian, menunggu saat Boas tertidur, menyingkapkan selimut dari kaki Boas dan berbaringlah di situ, benar-benar adalah sebuah cara yang tidak umum, sangat mudah membuat pembaca zaman sekarang salah paham, tidak setuju dan tidak bisa menerima, namun perlu diingat bahwa hal ini tidak bertentangan dengan adat tradisi Timur Tengah zaman dahulu. Hal ini akan dijelaskan lebih detil esok hari.
Renungkan: Para orang tua, apakah engkau kuatir atas perihal besar pernikahan anak laki-laki atau anak perempuan? Para orang muda, apakah juga engkau kuatir atas perihal besar seumur hidup dirimu? Mohon Tuhan agar engkau bisa mengambil tindakan yang patut ada dari diri sendiri yang selaras dalam pengenalan akan kehendak Tuhan.
Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).