「Gunung batu dan air mengalir deras」
Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Kel. 17:1-8 [ITB])
1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: 「Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum.」 Tetapi Musa berkata kepada mereka: 「Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?」
3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: 「Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?」
4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: 「Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!」 5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 「Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah. 6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum.」
Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
7 Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: 「Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?」
8 Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim.
Paragraf ini mencatat peristiwa terkenal lainnya dalam Kitab Keluaran: memukul gunung batu dan dari dalamnya mengalir keluar air. Dapat dibagi menjadi tiga bagian:
(1) Umat bersungut-sungut (ayat 1-3): Bani Israel dari padang gurun Sin sampai di Rafidim, mereka tidak punya air untuk diminum, jadi mereka bertengkar dengan Musa. Musa terlebih dahulu menunjukkan bahwa Israel membuat keributan tidak masuk akal: 「Mengapakah kamu bertengkar dengan aku?」 Lalu ia lebih jauh mengatakan siapa yang sebenarnya mereka langgar itu: 「Mengapakah kamu mencobai (nāsā’) TUHAN?」 (ayat 2)
Ini adalah ketiga kalinya kata kerja nāsā’ (bentuk kuat Piel) muncul di Kitab Keluaran, tetapi di sini penggunaannya sangat berbeda dengan dua kali sebelumnya. Dalam Kel. 15:25 dan 16:4, TUHAN yang 「menguji」 Israel, tidak ada maksud jahat dari Allah, tujuan-Nya adalah untuk mengungkapkan keadaan sebenarnya iman mereka, (seperti 「Allah mencoba Abraham」, Kej. 22:1). tetapi di sini orang Israel dengan berani memprovokasi TUHAN, meragukan motif tujuan Allah, dan menyangkal tindakan keselamatan-Nya.
(2) Solusi Allah (ayat 4-6). Musa membawa kesulitan itu kepada Allah, dan Allah menjawab Musa serta langsung memberikan solusi. Dia meminta Musa untuk membawa para tua-tua ke gunung batu di Horeb dan memukul gunung batu itu dengan tongkat, maka air akan mengalir keluar dari gunung batu itu untuk memuaskan dahaga orang-orang.
Di masa lalu, Musa memukul sungai Nil dengan tongkat, dan air berubah menjadi darah, sehingga tidak mungkin orang meminum air di sungai (Keluaran 7:20). Tapi kali ini ia memukul gunung batu, maka gunung batu itu menumpahkan air untuk diminum orang. Pukulan yang sama dengan tongkat membawa bencana dan kematian terakhir kali, tetapi kali ini membawa kehidupan dan berkat. Belakangan, Musa melihat kembali sejarah dan mengingatkan orang Israel untuk tidak lupa bahwa 「Ia (TUHAN) membawa kamu melalui padang gurun yang luas dan dahsyat, yang penuh dengan ular dan kalajengking berbisa. Tanah itu kering dan tidak ada air di mana-mana. Ia membuat air keluar dari batu untuk kamu」 (Ulangan 8:15)
(3) Komentar Musa (ayat 7). Musa menamakan tempat itu Masa (massâ) yang berarti 「mencobai」, dan Miriba (mǝrîbâ) yang berarti 「bertengkar」. Karena mereka mencobai Allah dengan berkata, 「Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?」
Renungkan:
(1) Musa dengan tongkatnya melaksanakan Sepuluh Tulah, membuat air laut terbelah, dan sekarang dia masih menggunakan tongkat yang sama, tetapi untuk perintah melaksanakan mukjizat baru, yang tidak pernah dilihat, atau yang tidak pernah didengar telinga, tidak pernah terpikir dalam hati.
(2) Setiap kesulitan baru membuat orang belajar pelajaran baru, mengalami kejutan baru, dan kasih karunia Allah, setiap hari adalah baru.
Renungan pemahaman Kitab Keluaran
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Keluaran 1-18 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Oktober 2014 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.