「Rencana perjalanan tidak terbuka kepada umum」
Oleh Rev. Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yohanes 7:10 [TB2])
10 Namun, sesudah saudara-saudara-Nya berangkat ke pesta itu, Ia pun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan melainkan diam-diam.
[ASV]
But when his brethren were gone up unto the feast, then went he also up, not publicly, but as it were in secret
Ini adalah tindakan yang sangat menarik. Setelah menolak saran saudara-saudaranya untuk 「menyatakan diri-Nya kepada dunia,」 Yesus kemudian 「secara diam-diam (secara rahasia)」 (ὡς ἐν κρυπτῷ – hōs en kryptō) pergi ke Yerusalem. Ini bukan kontradiksi, tetapi merupakan perombakan total dari 「motif」 dunia. Ia menolak untuk pergi secara terbuka sebagai 「pahlawan yang ingin terkenal」; Ia memilih untuk pergi secara rahasia sebagai 「hamba yang taat」.
Yesus pergi hadir 「secara rahasia」 adalah sindiran paling lucu terhadap filosofi kesuksesan duniawi. Ia tidak hadir ketika orang-orang mengharapkan kedatangan-Nya, tetapi datang ketika mereka tidak memperhatikan. Pekerjaan-Nya tidak membutuhkan panggung, dan Ia juga tidak perlu membangun identitas-Nya melalui 「penampilan.」 Kuasa-Nya tersembunyi dalam kesenyapan hening yang tak terlihat itu. Kita terlalu terikat pada 「pergi secara terbuka,」selalu berharap pelayanan kita akan memiliki nuansa ritual, ada sesi tampil berbagi kesaksian; tetapi Yesus mengajarkan kita estetika keindahan pelayanan yang 「tanpa publikasi」: dedikasi yang tak terlihat, kewaspadaan yang tak terlihat. Ketika kita dapat menerima kualitas yang 「tidak menampilkan diri」 itu, pelayanan kita benar-benar terbebas dari jerat egosentrisme.
Kita hanya perlu mengikuti secara diam-diam.
Refleksi:
1. Coba ingat kembali kapan terakhir kali Anda sengaja memublikasikan perbuatan baik yang Anda lakukan atau pencapaian spiritual. Jika Anda menanggalkan jubah luar 「publik」 itu dan melakukannya secara 「diam-diam,」 apakah Anda masih dapat mempertahankan antusiasme yang sama?
2. Bayangkan Yesus berjalan di tengah kerumunan orang di Yerusalem saat ini, tanpa lingkaran cahaya atau pengikut. Dia sedang memandang jiwa yang begitu ingin menunjukkan dirinya, dan dengan lembut bertanya, 「Apakah engkau bersedia mengasihi Aku secara diam-diam tanpa publikasi, seperti Aku mengasihimu?」
Renungan pemahaman Injil Yohanes 6:62-7:24
Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Yohanes 6:62-7:24 ditulis oleh John Chan Wai-on (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Juli 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.