「Yunus yakin dirinya benar」
Oleh Rev. Dr. Cheung Mi-mee
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yunus 4:9 [TB2])
9 Firman Allah kepada Yunus, 「Patutkah engkau marah karena pohon jarak itu?」 Jawabnya, 「Selayaknyalah aku marah sampai mati.」
Allah tidak berhenti berkomunikasi dengan Yunus. Ia mengajukan pertanyaan yang sama seperti di ayat 4:4 「Patutkah engkau marah?」 CUV mandarin menerjemahkan sebagai 「Apakah ini masuk akal?」 merujuk pada kemarahan Yunus atas kematian pohon jarak. Demikian pula, fokus pertanyaan ini adalah intensitas kemarahan Yunus yang berlebihan; reaksi Yunus yaitu bahwa kemarahannya sedemikian besar hingga marah sampai mati. Berharga diperhatikan bahwa arti harfiah dari 「marah」 di sini adalah 「panas,」 sebuah kata yang mengingatkan pada emosi Yunus di awal pasal 4 「Yunus sangat gusar dan marah」, yang juga dicirikan oleh 「kemarahan」 (חָרָה chaw-raw’). Kata kerja ini juga mengandung arti 「panas,」 yang sangat sesuai dengan lingkungan Yunus — lingkungan yang sangat panas yang mencerminkan keadaan batin nabi Yunus. Allah mengajukan pertanyaan yang sama kepada Yunus, tetapi kali ini, Yunus menjawab: kemarahannya sedemikian kuat hingga 「marah sampai mati.」 Jawaban ini membuat Allah mengajarkan kepadanya hal berikut. Pertanyaan di ayat 4:4, 「Patutkah engkau marah?」 menyiratkan bahwa Yunus marah karena Allah tidak menurunkan malapetaka atas Niniwe, itu adalah hal yang tidak masuk akal. Pertanyaan ini dikemukakan oleh Allah untuk kedua kalinya juga menyiratkan bahwa kemarahan Yunus atas matinya pohon jarak juga tidaklah masuk akal.
Tentu saja, di tengah lingkungan yang panas terik ini, Allah awalnya memberikan Yunus pohon jarak, tetapi kemudian secara misterius mengambilnya kembali, yang tentu saja membuat Yunus marah. Namun, Allah ingin menggunakan pengalaman ini untuk membuat Yunus secara pribadi merasakan akibat jika Allah tidak berbelas kasihan terhadap penduduk Niniwe, sehingga Yunus dapat belajar berempati terhadap penduduk Niniwe ketika mereka menghadapi penghakiman Allah.
Dalam ayat ini, kita melihat bahwa pengajaran Allah kepada Yunus tidak goyah karena sikap Yunus; Allah bahkan menyediakan pohon jarak bagi Yunus di tengah terik matahari. Hal ini menunjukkan kesabaran dan belas kasihan Allah terhadap umat manusia, sesuai dengan pemahaman Yunus tentang Allah di ayat 4:2. Namun, dalam ayat ini, Allah sengaja mengambil tindakan yang berbeda agar perasaan Yunus yang sebenarnya terungkapkan. Kemarahan Yunus terhadap Allah yang mengambil pohon jarak menunjukkan standar gandanya, tetapi Allah secara konsisten memperlakukan Yunus dan penduduk Niniwe dengan standar yang sama.
Refleksi:
1. Dialog Allah dengan Yunus bagaikan seorang ayah yang menegur anaknya yang sedang kesal. Toleransi dan kasih Allah, bagaikan seorang ayah yang penuh kasih, berdebat dengan nabi Yunus yang keras kepala dan tidak kompeten ini. Manfaat belajar menjadi seperti anak kecil adalah kita tidak menyembunyikan emosi dan perasaan kita, dan dengan mengandalkan kasih sayang seorang ayah, kita terdorong untuk mengungkapkan isi hati kita. Sekarang, datanglah kepada Allah tanpa ragu, curahkan isi hati Anda, ungkapkan perasaan dan pendapat Anda yang terdalam, dan milikilah cara berkomunikasi yang unik dengan Allah!
2. Terkadang, Allah menggunakan kesulitan dan ujian untuk menunjukkan jati diri kita, ketidakadilan kita, atau keegoisan kita. Ini adalah bagian dari disiplin Tuhan; meskipun mungkin terasa tidak menyenangkan, Allah ingin kita mendapatkan manfaat darinya. Rahasianya adalah memiliki hati yang rendah hati dan iman akan kebaikan Allah. Apakah pengalaman Yunus mengingatkan Anda pada pengalaman buruk di masa lalu, dan mungkin Anda pernah menyalahkan Tuhan atas pengalaman tersebut, atau merasa tidak bahagia di hadapan-Nya?
Renungan pemahaman Kitab Yunus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yunus ditulis oleh Rev. Dr. Cheung Mi-mee yang dipublikasi pada bulan Desember 2025 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.