
「Melihat kemuliaan Allah」
Oleh Dr. Dǒng Zhì Mǐn
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mazmur 63 [ITB])
1 Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda.
Ya Allah, Engkaulah Allahku,
………aku mencari Engkau,
jiwaku haus kepada-Mu,
………tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.
2 Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus,
………sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
3 Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup;
………bibirku akan memegahkan Engkau.
4 Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku
………dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.
5 Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan,
………dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.
6 Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku,
………merenungkan Engkau sepanjang kawal malam,
7 sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku,
………dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai.
8 Jiwaku melekat kepada-Mu,
………tangan kanan-Mu menopang aku.
9 Tetapi orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawaku,
………akan masuk ke bagian-bagian bumi yang paling bawah.
10 Mereka akan diserahkan kepada kuasa pedang,
………mereka akan menjadi makanan anjing hutan.
11 Tetapi raja akan bersukacita
………di dalam Allah;
setiap orang, yang bersumpah demi Dia, akan bermegah,
………karena mulut orang-orang yang mengatakan dusta akan disumbat.
Panduan spiritual minggu ini (2):
Sebelum memasuki pembacaan kitab suci, marilah kita meluangkan satu menit untuk mengambil napas dalam-dalam, agar seluruh diri kita tenang, dan perlahan-lahan melafalkan dalam hati: 「Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu!」 (Mazmur 63:1). Bernapas dalam-dalam dan melafalkan ayat Alkitab dilakukan bergantian sampai kita memusatkan pandangan kita pada Tuhan; kemudian kita mulai membaca Alkitab secara perlahan dan tenang.
Frasa kata kerja 「aku mencari Engkau」 dalam ayat 1 berakar pada kata benda 「fajar」. Jadi ada terjemahan tradisional lain sebagai 「saat fajar aku mencari Engkau 」 (early will I seek thee, KJV). Terjemahan CUV Mandarin atau ITB menekankan bahwa sikap mencari Allah membutuhkan antusias kerinduan; KJV menekankan perlunya mencari Allah sesegera mungkin.
Sejak awal abad ketiga, gereja menyebut Mazmur 63 sebagai mazmur pagi dan mengundang orang-orang kudus untuk membacakan mazmur ini setiap pagi. Baik di rumah, di jalan, atau berjalan ke gereja, mulailah hari baru dengan kerinduan terhadap Allah setiap pagi. Dalam beberapa hari ke depan, saya juga mengajak kita semua untuk membacakan mazmur ini bersama-sama di pagi hari.
Kita tahu bahwa Daud sekarang berada di padang gurun, tetapi hatinya ada di tempat kudus. Di tanah kering, Daud mengenang indahnya ibadah di tempat kudus. Ketika memandang kepada Allah di tempat kudus, ia melihat 「kekuatan Allah」 (ayat 2), 「kemuliaan Allah」 (ayat 2) dan 「kasih setia Allah」 (ayat 3).
Ayat 2 「Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu」. Kekuatan dan kemuliaan Allah dapat dilihat langsung di tempat kudus atau Bait Suci, pengalaman nabi Yesaya saat mendapat panggilan dari Allah. Pada tahun matinya raja Uzia, Yesaya melihat di Bait Suci 「Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: 『Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!』」(Yesaya 6:1-3)
Yesaya melihat kemuliaan Allah di Bait Suci, dan gambaran dari nabi Yesaya menjadi penggambaran kemuliaan Allah di gereja-gereja selama berabad-abad. Ada pujian 《Suci, Suci, Suci》
Kita melihat dan merenungkan kemuliaan Allah melalui hati Daud dan mata Yesaya, sehingga memicu rasa hormat takut kita akan Allah! Mari kita memiliki sedikit waktu tenang, memejamkan mata, dan dengan hati yang haus, memasuki Bait Suci melalui mata Yesaya, melihat ujung jubah Allah menutupi Bait Suci; dan mendengarkan seruan Serafim Berkata: 「Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!」 (Yesaya 6:3)
~ Tenang diam sejenak~
《Suci, Suci, Suci》 (bait 1)
Suci, suci, suci Tuhan Maha kuasa!
Dikau kami puji di pagi yang teduh.
Suci, suci, suci, murah dan perkasa,
Allah Tritunggal, agung namaMu!
Terpujilah Allah Tritunggal, Bapa dan Anak, dan Roh Kudus.
Saudara-saudari, kita akhiri renungan hari ini dengan puji-pujian kepada Allah Tritunggal; pada saat yang sama, kita memulai hari baru kita dengan kerinduan akan Allah, hormat takut akan Allah, dan memuji Allah.
Saya mengundang kita semua orang untuk perlahan-lahan melafalkan ayat Mazmur 63:2
Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus,
………sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
(Mazmur 63:2)
Daftar Renungan Natal 2021
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, Renungan Natal 2021 dipublikasikan pada bulan Desember 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.