「Dua Syarat Menyatakan Diri Di Dunia」
Apa yang menjadi penghalang yang menahan kedurhakaan menyingkapkan diri?
Renungan ini merupakan terjemahan 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Tesalonika ditulis oleh 陳耀鵬 (Chén Yào Péng) yang dipublikasi pada bulan Februari 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
(2 Tes. 2:6-7 [ITB])
6Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. 7Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
Paulus di 2Tes. 2:8 menyebutkan pendurhaka ini pasti akan menyatakan diri, tetapi sebelumnya terdapat dua syarat ── rahasia kedurhakaan yang telah mulai bekerja dan penghalangnya disingkirkan. Kata tersembunyi di Perjanjian Baru secara umum diterjemahkan sebagai rahasia, memiliki semacam makna rahasia rohani. Rahasia kedurhakaan tersebut yang sudah mulai bekerja adalah menunjuk Anti-Kristus sudah memulai maksud jahatnya secara rahasia di dunia; ia masih belum menampilkan dirinya sendiri, namun cara bertindak dan pengaruh kedurhakaan sudah dilakukan secara tersembunyi, mengakibatkan berbagai macam ajaran bidat penyesat, membuat munculnya berbagai macam paham ajaran yang menyesatkan orang, budaya serong yang mengabaikan moral, tingkah laku yang menuruti nafsu, dalam berbagai bentuk yang tidak sama di dalam masyarakat, menantang moral yang tradisional. Secara kulit luar kelihatannya menjunjung tinggi kebebasan, menekankan hak individu pribadi, sepertinya hanya merupakan kecenderungan masyarakat, tetapi di baliknya adalah kedurhakaan Anti-Kristus yang bekerja secara rahasia, akan mencapai sebuah titik puncaknya sebelum ia tampil menyatakan diri.
Ada sebuah syarat yang lain sebelum pendurhaka ini menampilkan diri, yakni yang menghalanginya harus disingkirkan dahulu. Gambaran Alkitab atas penghalang ini, bisa menunjuk pribadi, komunitas atau kekuatan. Penghalang dan pendurhaka tidak sama kubu, sepatutnya adalah saling berlawanan. Kuasa pendurhaka yang merupakan pekerjaan setan yang supra natural dihalangi; bekerjanya penghalang juga pasti terdapat kekuatan Allah. Penghalang yang Paulus sebutkan kepada orang percaya di Tesalonika adalah apa yang sudah diketahui mereka, maka penghalang ini sepatutnya sudah ada di jaman Paulus itu, akan terus ada bahkan sampai pendurhaka dapat menyatakan diri di dunia.
Para peneliti Alkitab memiliki pandangan yang tidak sama terhadap penghalang ini: ada yang melihat sebagai kuasa pemerintahan jaman ke jaman (karena salah satu fungsi kuasa pemerintahan sepatutnya adalah memukul kejahatan); terdapat juga penjelasan sebagai kuasa kerajaan Romawi (karena Paulus memiliki identitas warga negara Roma, dan dalam pengabaran Injil berulang kali ia karena identitas itu mendapatkan perlindungan); juga ada orang yang menyebutkan penghalang ini adalah pekerjaan pengabaran Injil itu sendiri (karena Injil Kerajaan Surgawi hendak dikabarkan mencapai ujung bumi, kemudian barulah akhir zaman akan datang). Namun, hari ini kuasa pemerintahan Romawi sudah berlalu, dan dalam sejarah juga tidak ada sebuah kuasa pemerintahan di dunia yang secara jangka panjang tanpa syarat berdiri di sisi Allah menghalangi pekerjaan iblis. Penghalang ini adalah Diri Roh Kudus, Dia tidak hanya memenuhi semua syarat tersebut di atas, hanya Roh Kudus yang memiliki kekuatan yang melampaui zaman dan secara universal di dunia, menggenapkan rencana Allah di alam semesta ini untuk menghalangi tampilnya Anti-Kristus menyatakan diri.
Renungkan: orang percaya tidak boleh menyerah menjadi garam dan terang di dalam masyarakat, berubah sesuai angin budaya, merubah moral masyarakat; terlebih lagi tidak sepatutnya berpendapat bahwa karena rahasia kedurhakaan akan makin lama makin menghebat, lalu menyerah, dengan mudah membiarkan diri ikut terbawa arus! Sebaliknya hendaknya menaati pekerjaan Roh Kudus, menghalangi hal-hal yang durhaka tidak benar. Apakah engkau peka atas pimpinan Roh Kudus?