Rut 1:1a

「Budi Kebaikan dalam Kekacauan Zaman 」

(Rut 1:1a [ITB])
1a Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel.

Terdapat pepatah orang Tionghoa: 「atap bocor bertemu hujan semalam tiada henti」, tepat yang dikatakan sebagai bencana beruntun! Kitab Rut dibuka dengan kekacauan politik dan bencana alam sebagai latar belakang. Penulis kitab dalam pembukaan menunjukkan bahwa kisah terjadi pada zaman Hakim-hakim memerintah, dan negara Israel juga terpuruk dalam bencana kelaparan. Sebuah keadaan yang membuat orang putus asa dan sedih!

Zaman Hakim-hakim memerintah dalam sejarah Israel termasuk di periode yang mana? Bagaimana keadaan masa itu? Berdasarkan perhitungan sejarah Israel, zaman Hakim-hakim adalah periode antara setelah Yosua meninggal (Hak. 1:1) dan Saul menjadi raja Israel (1Sam. 10) (Kira-kira 1200-1020 S.M.); Saat itu kedua-belas suku memerintah bersama, tidak ada raja, keagamaan kacau balau, umat meninggalkan Allah, kerusakan moral, penuh tindakan kekerasan, dan hukum Taurat tidak dipandang mata, suatu masa kegelapan. 「Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri (atau dari terjemahan Mandarin … setiap orang berbuat sekehendak dirinya sendiri) 」 (Hak. 17:6; 21:25), perkataan ini meringkaskan keadaan zaman Hakim-hakim memerintah.

Kisah Rut ini terjadi di periode yang mana dalam zaman Hakim-hakim? Penulis hanya mencatat secara kasar latar belakang masa itu, tetapi tidak memberitahukan pada masa Hakim yang mana. Para peneliti berpendapat ada dua petunjuk yang dapat digunakan untuk menafsirnya. Pertama, masa Israel berkuasa atas Moab adalah antara masa Ehud dan Yefta menjadi hakim-hakim, oleh karena itu kemungkinan kisah ini terjadi di masa tersebut. Kedua, Rut. 4:18-21 mencatat silsilah Boas sampai raja Daud ada empat generasi, jika dihitung jumlah tahun, bisa didapatkan perkiraan tahunnya. Namun sesuai perkataan Daniel I. Block seorang ahli teologi Perjanjian Lama: 「semua usaha mencari tahu kepastian tahun terjadinya kisah Rut adalah menerka-nerka.」 Di masa hakim yang mana terjadinya kisah ini bukanlah fokus dari penulis kitab, karena ia ingin meletakkan fokus pada beberapa tokoh saja. Penulis memulai catatannya dengan masa Halim-hakim, dan mengakhirinya dengan silsilah Daud, para pembaca setelah selesai membaca kitab Rut secara otomatis akan merasakan bahwa masa kegelapan Hakim-hakim telah berlalu, terbit ufuk fajar pengharapan, janji Allah akan segera digenapi, yakni akan segera datang masa didirikannya dinasti Daud.

Penulis kitab berharap Israel yang berada dalam kekacauan, tidak berpengharapan, setelah mendengarkan kisah Rut dapat menyalakan lagi iman kepercayaannya kepada Allah, teguh percaya bahwa Allah tidak melupakan mereka, juga tidak mencabut rencana keselamatan-Nya. Allah dalam sebuah keadaan yang ekstrim buruk, melalui sekelompok kecil tokoh kecil yang saling memperhatikan dan saling memelihara, dapat menggenapi rencana Allah yang besar. Memang masyarakat dalam situasi politik negara yang kacau, aturan telah runtuh, sukacita yang telah hancur, dapat dikatakan sangat buruk secara maksimum. Namun, bukankah Abraham, Isak, Yakub, para leluhur ini juga mengalami bencana kelaparan, kehidupan sulit dalam pengungsian? Tetapi Allah YAHWEH tidak meninggalkan mereka, di dalam kesulitan sering tersembunyi rencana Allah bagi umat-Nya. Dan perbuatan-Nya selalu tidak dapat diterka-terka manusia, tepat seperti siapa yang menduga janji tentang Mesias akan digenapi melalui seorang wanita Moab yang tidak terkenal?

Charles Dickens dalam pembukaan 《Dongeng dua kota》 (A Tale of Two Cities) mengatakan 「ini adalah masa yang terbaik, namun juga merupakan masa yang terburuk」. Kisah Rut dapat dikatakan terjadi pada masa yang terbaik, juga dapat dikatakan terjadi pada masa yang terburuk, pada masa yang bagaimana adalah tergantung apakah umat Allah merenungkan dengan hati, memahami tindakan Allah di belakang layar yang tersembunyi!

Renungkan: apakah engkau berada dalam suatu masyarakat yang keadaannya membuat putus asa? Jangan lupa, Allah ada di latar belakang tersembunyi sedang bekerja, tugas kita adalah menjaga tanggung jawab kita, dengan setia menjalani hidup kekristenan kita, memperhatikan serta menolong orang-orang yang ada dalam kemampuan kita, apakah engkau bersedia?

Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).