Zakharia 14:1-21

「Dikuduskan menjadi milik TUHAN 」

Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Zakharia ditulis oleh 呂焯安 (Lǚ Zhuō Ān)  yang dipublikasi pada bulan Juli 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

(Zakharia 14:1-21 [ITB])
1 Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan TUHAN, maka jarahan yang dirampas dari padamu akan dibagi-bagi di tengah-tengahmu.
2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri. Setengah dari penduduk kota itu harus pergi ke dalam pembuangan, tetapi selebihnya dari bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu.
3 Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran.
4 Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan. 5 Maka tertutuplah lembah gunung-gunung-Ku, sebab lembah gunung itu akan menyentuh sisinya; dan kamu akan melarikan diri seperti kamu pernah melarikan diri oleh karena gempa bumi pada zaman Uzia, raja Yehuda. Lalu TUHAN, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Dia.
6 Maka pada waktu itu tidak akan ada lagi udara dingin atau keadaan beku, 7 tetapi akan ada satu hari–hari itu diketahui oleh TUHAN–dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malampun menjadi siang. 8 Pada waktu itu akan mengalir air kehidupan dari Yerusalem; setengahnya mengalir ke laut timur, dan setengah lagi mengalir ke laut barat; hal itu akan terus berlangsung dalam musim panas dan dalam musim dingin.
9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.
10 Seluruh negeri ini akan berubah menjadi seperti Araba-Yordan, dari Geba sampai ke Rimon di sebelah selatan Yerusalem. Tetapi kota itu akan menjulang tinggi dan tetap tinggal di tempatnya, dari pintu gerbang Benyamin sampai ke tempat pintu gerbang yang dahulu, yakni sampai ke pintu gerbang Sudut, dan dari menara Hananeel sampai ke tempat pemerasan anggur raja.
11 Orang akan menetap di dalamnya, sebab penumpasan tidak akan ada lagi, dan Yerusalem akan tetap aman.
12 Inilah tulah yang akan ditimpakan TUHAN kepada segala bangsa yang memerangi Yerusalem: daging mereka akan menjadi busuk, sementara mereka masih berdiri, mata mereka akan menjadi busuk dalam lekuknya dan lidah mereka akan menjadi busuk dalam mulut mereka. 13 Maka pada waktu itu akan terjadi kegemparan besar dari pada TUHAN di antara mereka, sehingga masing-masing memegang tangan temannya dan mengangkat tangannya melawan tangan temannya.
14 Juga Yehuda akan berperang melawan Yerusalem itu; dan dikumpulkanlah harta benda segala bangsa di sekeliling, yaitu emas, perak dan pakaian dalam jumlah yang sangat besar. 15 Tulah seperti itu juga akan menimpa kuda, bagal, unta, keledai dan segala hewan yang ada dalam perkemahan-perkemahan itu. 16 Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
17 Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. 18 Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan TUHAN kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. 19 Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
20 Pada waktu itu akan tertulis pada kerencingan-kerencingan kuda: “Kudus bagi TUHAN!” dan kuali-kuali di rumah TUHAN akan seperti bokor-bokor penyiraman di depan mezbah. 21 Maka segala kuali di Yerusalem dan di Yehuda akan menjadi kudus bagi TUHAN semesta alam; semua orang yang mempersembahkan korban akan datang mengambilnya dan memasak di dalamnya. Dan tidak akan ada lagi pedagang di rumah TUHAN semesta alam pada waktu itu.

Ayat Kunci: 「Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya 」 (Za. 14:9)

Catatan Nabi Zakharia tentang pengilhaman kedua adalah mengenai seluruh Israel, untuk memperjelas bahwa saat Yerusalem mengalami lagi serangan musuh, Messiah akan datang membawakan keselamatan; pada saat itu Ia memberikan anugerah pentahiran bagi orang yang mau bertobat, dan mendirikan Kerajaan-Nya di tengah-tengah Israel. Berita dari pengilhaman ini adalah untuk mendorong semangat umat sisa yang kembali, saat mereka berharap penggenapan nyata dari perjanjian kovenan, mereka harus menjalani hidup dalam iman (Za. 12:1-14:21). Perhatikan: dalam perikop ini muncul 17 kali 「pada waktu itu 」 (in that day) menekankan penghakiman yang pasti akan dijalankan pada hari akhir.

Sebelum menutup pengilhaman ucapan ilahi ini, nabi Zakharia berbicara secara terperinci tentang pemerintahan Messiah. Terdapat pengulangan ide dalam bentuk engsel (lihat makna Struktur engsel chiastic):
A   penyelamatan ultimat bagi umat pilihan (Za. 14:1-8)
B   umat sisa tinggal di Yerusalem (Za. 14:9-11)
A’   musuh dimusnahkan secara total (Za. 14:12-15)
B    seluruh umat menyembah melayani satu-satunya Allah yang sebenarnya (Za. 14:15-21)

Nabi Zakharia mengumumkan 「hari TUHAN sudah dekat 」 (Za. 14:1), adalah waktu Allah menggenapi rencana-Nya, juga saat bangsa-bangsa asing berpikir boleh bertindak sewenang-wenang terhadap Yerusalem semaunya mereka(Za. 14:2-3,lihat Why. 16:16-21;Luk. 21:24;bandingkan dengan Dan. 2:35; 44-45)。Ayat 4-11 (Za. 14:4-11) menyatakan bahwa saat datangnya langit dan bumi yang baru akan ada perubahan besar pada alam, menyatakan kuasa Allah yang maha besar membawakan perubahan yang baik. Ayat 5 (Za. 14:5), nabi Zakharia menyebut Yehova (TUHAN) dengan 「Allahku 」, dari hal ini dapat diketahui hubungannya dengan TUHAN, imannya kepada Allah, dan hormat takut dia akan wahyu penyataan Allah. Umat pilihan akan tinggal dengan aman di Yerusalem saat karya keselamatan ultimat dari Allah digenapi (Za. 14:11), karena Yang Satu-Satu-Nya menjadi Raja mereka (Za. 14:9-10). Selama dalam sejarah sejak turun temurun, umat Israel memuji TUHAN sebagai Raja mereka (Maz. 93; 97, 99) yang juga merupakan pengakuan iman mereka (Ul. 6:4-5). Pengakuan iman yang di mulut ini akan menjadi hal yang nyata pada 「waktu itu」, 「TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi」 (Za. 14:9)

Ayat 12-15 (Za. 14:12-15) sebaiknya dibaca menyambung ayat 3, yakni berbicara tentang nasib akhir bangsa-bangsa yang menyerang Yerusalem. Manusia dan ternak akan total luluh lantak terkena tulah. TUHAN (Yehova) akan dijunjung oleh umat manusia sebagai Raja, bangsa-bangsa asing akan bersama umat pilihan hormat menyembah melayani TUHAN. 「Perayaan Pondok Daun」 juga disebut 「perayaan milik / bagi TUHAN」 (Im. 23:34-43), adalah perayaan yang paling akhir dari tiga hari perayaan besar, adalah waktu untuk merayakan panen besar dan memuji Allah, sejak dahulu sudah biasa dengan terbuka menyambut keikut-sertaan bangsa asing (Ul. 16:14-15). Selain itu, karena TUHAN adalah Raja, maka segala sesuatu yang ada di Yerusalem dikuduskan bagi TUHAN (Za. 14:20-21). 「Dikuduskan bagi TUHAN 」 aslinya adalah tulisan yang diukir pada patam emas murni di kepala imam besar (Kel. 28:36) (catatan Blogger: menurut KBBI, patam adalah perhiasan yang dipakai di dahi); di sini bermakna bahwa di dalam setiap aspek dari kehidupan, yakni: hidup sehari-hari (kerencingan-kerencingan kuda), kehidupan agama (bokor-bokor penyiraman dan kuali-kuali di rumah TUHAN), demikian juga kehidupan pribadi (segala kuali di Yerusalem dan di Yehuda) semuanya akan dikuduskan. Benda yang paling sederhana yang biasapun jika dipakai oleh Allah maka akan menjadi kudus. Jika benda demikian, maka manusiapun juga sama. Dalam sejarah Israel, orang Kanaan mewakili moral dan rohani yang tidak tahir; adalah yang dibenci TUHAN (lihat Kej. 9:25; Yeh. 44:9). Maka orang Kanaan dalam ayat 21 (Za. 14:21) menunjuk bangsa-bangsa yang najis (lihat catatan Blogger di bawah). Di sini dikatakan seluruh tanah Yehuda akan jadi seperti Bait Suci, seluruh negeri tidak lagi ada najis dan tahir, siapapun juga boleh dengan bebas dan mudah menyembah hormat kepada Allah, tidak akan ada orang yang najis berada di Bait Allah.

Renungkan: 「Dikuduskan bagi TUHAN」 bukan hanya menunjuk hari-hari tertentu, aktifitas tertentu, atau suatu urusan saja; tetapi kita sebagai murid Kristus secara keseluruhan diri kita adalah milik Tuhan, patut setiap detik waspada di kehidupan pribadi, kehidupan sehari-hari, juga kehidupan agama, menjaga kekudusan. Menurut anda di bagian mana hidup anda yang agak lemah?

Rencanakan: tuliskan bagian anda yang agak lemah, teruslah berdoa atas hal ini berharap pertolngan Tuhan, mohon Roh Kudus memberi kekuatan dan menjaga anda terus berada dalam kasih Tuhan.

Doa: Tuhan, saya setiap detik perlu Engkau, berharap Engkau senantiasa berbelas kasih penuh anugerah pada saat saya lemah tidak biarkan saya jatuh. Amin.


Catatan Blogger:

Pada bagian akhir ayat 21 dalam terjemahan KJV, ASV, ITL, Mandarin sebagai “orang Kanaan”, namun ITB, RSV, ESV sebagai “pedagang”