Nama Allah

(Mohon maaf — masih dalam penyelesaian)

Apa kegunaan praktis memahami nama-nama Allah bagi iman kita?

Suatu hal yang dapat dipelajari dari sikap orang Israel yang tidak berani menyebutkan nama, adalah rasa takut dan hormat. Rasa hormat dan takut ini merupakan bagian dari iman, dan iman ini dilakukan menjadi nyata dalam dalam konteks ini adalah perkataan (tentu patut nyata juga dalam tindakan dan pikiran).

Karena yang penting bukanlah nama yang melekat pada diri tersebut melainkan pribadi pemilik nama itu sendiri. Sehingga saat menyebutkan Allah, nama Allah atau gelar Allah didalam hati dan pikiran kita tertuju pada pribadi Allah.

Sebagai contoh, pada saat kita menyebutkan nama Allah “Yehovah Jireh” dalam lagu pujian, doa atau seruan kita maka ini merupakan sebuah pengakuan iman kita bahwa Allah adalah Allah yang melihat, dan yang menyediakan.

Kemudian pada saat membaca nama tersebut dalam Alkitab maka kita sepatutnya berusaha memahami kaitan arti nama tersebut dengan pesan mula-mula yang ingin disampaikan penulis Alkitab dalam perikop tersebut.

Oleh karena itu sangat bermanfaat bagi kita untuk mengetahui apa arti kata “TUHAN”, “Allah”, “Elohiym” dan seterusnya dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia maupun dalam bahasa yang lain.

Nama-nama Allah dan terjemahannya dalam Alkitab bahasa Indonesia

Dalam Alkitab versi ITB (Indonesia Terjemahan Baru) yang paling umum dipakai di Indonesia, di Perjanjian Lama terdapat kata “TUHAN” (dalam huruf besar semua) merupakan terjemahan kata  יהוה Yehovah (bahasa Ibrani) dan dalam KJV diterjemahkan sebagai “LORD” (dalam huruf besar semua).

Kata  יהוה (Yehovah) berasal dari  היה (Hayah). Kata Hayah yang dalam ITB diterjemahkan “AKU ADALAH AKU” (Kel. 13:14) adalah nama yang dinyatakan secara pribadi oleh Allah kepada Musa (juga untuk diteruskan kepada umat Allah), pemakaian nama ini oleh umat Allah menujukkan relasi khusus yang hanya dimiliki umat Allah dengan Allah.

Sedangkan kata “Allah” merupakan terjemahan dari kata Elohiym yang dalam KJV diterjemahkan sebagai God

……

……



Referensi tambahan

Penjelasan dari Lembaga Alkitab Indonesia. Mengapa kata 「Allah」 dan 「TUHAN」 dipakai dalam Alkitab kita ?

Lihat juga  『Polemik Allah dan Elohim’ – Kapan akan Berakhir?

http://www.freebiblecommentary.org/special_topics/names_deity.html