Tag Archives: imitatio Dei

Imamat 19:1-2

Kuduslah kamu

Oleh Dr. Lawrence Ko
Alliance Bible Seminary H.K.

(Im. 19:1-2 [ITB])
1 Allah berfirman kepada Musa: 2 「Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, Allah, Allahmu, kudus.

Imamat 19:2 adalah pusat pemikiran dari seluruh Peraturan Kekudusan / Holiness Code (Imamat 17-27). Terjemahan literal adalah Kamu harus berbicara kepada seluruh jemaat umat Israel, kamu juga harus mengatakan kepada mereka: kamu sekalian harus menjadi yang kudus, karena Aku TUHAN, Allah kamu sekalian, adalah Kudus.

Pertama-tama, kitab suci menggunakan kata-kata segenap jemaah Israel, mereka dan Allah kamu sekalian untuk menunjukkan bahwa perintah ini adalah perintah kolektif (perintah yang bersifat komunitas). Pihak yang dituntut untuk kudus bukan hanya para imam atau orang Lewi, pelayan-pelayan tugas suci ini memang harus kudus, tetapi jemaat tidak boleh membenarkan kenajisan mereka sendiri karena kekudusan orang-orang tersebut, seseorang pernah berkata Jangan gunakan kriteria hamba Tuhan untuk menuntut saya! Tetapi pernyataan ini tidak dapat lulus uji, karena tuntutan kekudusan adalah untuk semua umat Allah juga ditujukan kepada Anda hari ini. Lebih jauh, ayat Alkitab menyatakan bahwa TUHAN adalah Allahmu, Dia bukan Allah milik golongan orang tertentu, tetapi Allah dari seluruh komunitas umat, TUHAN memiliki hubungan perjanjian yang tidak dapat dipatahkan dengan umat Israel secara keseluruhan, dan identitas orang Israel terikat pada-Nya. Oleh karena itu, tanpa Allah, tidak akan ada orang Israel, alasannya sederhana seperti itu. Oleh karena itu, berdasarkan hubungan perjanjian ini, kekudusan adalah tuntutan Allah kepada seluruh komunitas umat.

Kedua, inti dari keseluruhan adalah Kuduslah kamu. Perintah ini lebih abstrak, karena dalam hal tuntutan kekudusan sering kali orang hanya teringat akan kekudusan moral, sekadar memenuhi tuntutan kekudusan moral dalam perilaku seksual (Imamat 18 dan 20) dan keadilan sosial (Im. 19). Perilaku moral ini penting, tetapi itu bukan definisi kekudusan sejati. Untuk memahami alasan dan definisi di balik tuntutan kekudusan, kita harus melihat alasan yang diberikan oleh Allah: sebab Aku, Allah, Allahmu, kudus Di sini tidak dikatakan bahwa kekudusan akan membawa manfaat apa pun bagi orang-orang, juga tidak menganjurkan mempertahankan nilai inti tertentu, dan tidak mengejar kekudusan demi menjaga kelangsungan diri. Alasan umat Allah harus menjadi kudus adalah karena Allah yang mereka percaya adalah kudus. Paling tidak kita harus memperhatikan dua hal: (1) Pengertian kekudusan itu sendiri berkaitan dengan esensi Allah. Para ahli berpendapat bahwa pengertian kekudusan adalah secara utuh memasuki watak dan ranah ilahi, dan oleh karena itu tidak dapat didefinisikan dengan apa pun di dunia, itu dapat didefinisikan oleh esensi Allah; (2) Ketika orang Israel menjadi kudus, itu berarti mereka berbagi watak Allah. Para ahli menyebut situasi ini meneladani Allah (imitatio Dei), yaitu ketika orang Israel merealisasikan mempraktikkan berbagai aturan moral dan menjaga kekudusan dalam gaya hidup mereka, mereka dapat berbagi watak Allah dan membuat dunia melihat Allah di belakang mereka.

Renungkan:
Hari ini Allah memerintahkan umat-Nya untuk menjadi kudus, ini bukan usul pendapat tentang hidup, tetapi perintah yang harus dipatuhi. Perintah itu sendiri menuntut umat Allah untuk berbagi watak Allah, karena Allah dan umat itu sendiri memiliki hubungan perjanjian. Ketika umat Allah itu kudus, mereka bisa disebut bangsa yang kudus. Apakah hidup Anda juga memiliki watak Allah? Dapatkah orang lain menemukan cahaya kemuliaan ilahi dalam diri Anda? Mulai hari ini, mari kita meneladani kekudusan Allah dan agar orang melihat Allah yang tidak terlihat di dalam diri kita.


Renungan pemahaman Kitab Imamat

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Imamat 17-27 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko Ming-him (高銘謙) dipublikasi pada bulan Desember 2016 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.