Tag Archives: Efod

Keluaran 28:1-5

Imam dan jubah kudus

Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Kel. 28:1-5 [ITB])
1 Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku, Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
2 Haruslah engkau membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan. 3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.
4 Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia memegang jabatan imam bagi-Ku. 5 Untuk itu haruslah mereka mengambil emas, kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus.

Pasal 28 berbicara tentang membuat jubah kudus untuk imam besar Harun dan anak-anak laki-lakinya untuk dipakai selama pelayanan. Jubah imam besar dibagi menjadi beberapa bagian berikut:

(1) Baju efod dan tutup dada: baju efod itu seperti rompi yang dipakai di bagian luar, ditenun dengan kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan benang emas, dibuat dari bahan yang sama dengan tirai yang digunakan untuk membangun Kemah Suci, mencerminkan keagungan kemuliaan Allah yang indah. Tutup dada kira-kira 20 cm persegi, yang di permukaan bertatahkan permata empat baris, tiga di setiap baris, total dua belas. Setiap permata diukir dengan nama suku Israel untuk mengingatkan imam besar untuk mengingat umat Allah di hadapan Allah. Tutup dada itu ada kantong dengan Urim dan Tumim di dalamnya, sehingga bisa mewakili umat untuk bertanya keputusan kepada Allah, sehingga disebut juga tutup dada keputusan.

(2) Jubah luar (gamis baju efod) dan ujung sekeliling: jubah luar imam besar berwarna biru, melambangkan pelayanan surgawi. Ujung sekeliling gamis (jubah luar) dibuatkan buah delima dari kain ungu tua, kain ungu muda dan kain kirmizi, di antara dua delima dipasang kelintingan emas. Saat imam yang melayani bergerak, maka kelintingan akan berbunyi (indra pendengaran), bersama pembakaran urapan (indra penciuman) dalam tempat kudu, dan tempat kudus yang bercahaya gemerlap keemasan (indra penglihatan), telah menekankan persekutuan umat dengan Allah, yang merupakan inti dari pelayanan imam, juga merupakan sumber hadirat penyertaan dan berkat Allah.

(3) Kemeja (jubah bagian dalam) dan celana panjang: di bagian dalam jubah luar terdapat jubah bagian dalam yang terbuat dari kain warna-warni, Kitab Suci menekankan bahwa para imam harus mengenakan celana panjang saat bertugas untuk menutupi bagian bawah tubuhnya. Di Timur Dekat kuno, para imam agama asing sering mempersembahkan korban dengan telanjang, tetapi ini tidak diperbolehkan dalam Alkitab.

(4) Serban dan patam lempengan emas: serban imam besar terpasang patam lempengan emas yang diukir tulisan Kudus bagi TUHAN, yang menunjukkan bahwa tugas jabatan imam besar adalah yang paling kudus. Dan imam besar dirinya juga harus kudus, karena ia telah dipisahkan untuk dikuduskan dikhususkan hanya melayani TUHAN.

Renungkan:
(1) Tabernakel (Kemah Suci) dan para imam: tempat kudus adalah tempat dipisahkan dan dikhususkan untuk dikuduskan, adalah untuk menyembah Allah, demikian juga para imam adalah orang-orang yang dipisahkan untuk dikuduskan dikhususkan sepenuhnya untuk ibadat penyembahan. Tempat kudus menggunakan emas dan batu permata berharga untuk menunjukkan kemuliaan TUHAN. Demikian pula, para imam juga memakai jubah indah sama seperti tempat kudus untuk mencerminkan dan menunjukkan kemuliaan Allah.

(2) Teologi dan Estetika: teologi adalah dalam bentuk pemikiran, berdasarkan wahyu ilahi, ditambah refleksi dan pemikiran dalam perenungan. Estetika adalah menikmati, berdasarkan pengamatan alam semesta, mencerminkan rasa seni, rasa estetika atas hidup. Kesamaan antara teologi dan estetika datang dari keterkejutan. Manusia penuh dengan tanda seru kagum melihat alam, kekaguman terhadap Allah!


Renungan pemahaman Kitab Keluaran

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Keluaran 19-40 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2015 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.