Keluaran 25:1-9

Perintah dan persembahan

Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Kel. 25:1-9 [ITB])
1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 2 Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga; 4 kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing; 5 kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga; 6 minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian, 7 permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.
8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. 9 Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya.

Paragraf ini merupakan pengantar tentang pembangunan Kemah Suci yang terbagi menjadi tiga bagian: (1) Partisipasi umat dalam pembangunan, mereka memberikan persembahan sebagai bahan untuk pembangunan Kemah (ayat 2-7). (2) Tujuan membangun Kemah Suci itu agar Allah tinggal di antara mereka (ayat 8). (3) Dasar pembangunan Kemah Suci harus berdasarkan pola yang diperintahkan Allah (ayat 9).

Orang-orang berpartisipasi dalam pembangunan Kemah Suci dengan memberikan persembahan. Persembahan antara lain emas, perak, tembaga; kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing; kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga; minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian, serta berbagai macam batu mulia. Ini sebenarnya adalah apa yang biasa digunakan oleh semua orang di rumah mereka atau barang berharga yang disimpan keluarga, tetapi untuk membangun tempat kudus, mereka bersedia memberi kepada Allah, dan untuk menyatakan kemuliaan Allah.

Dalam Keluaran terdapat empat kata yang digunakan untuk menjelaskan bangunan yang Allah ingin agar dibangun oleh Musa, yakni Kemah Suci (tabernacle), yang dalam kata-kata Ibrani terdapat beberapa perbedaan:
(1) Kemah (‘ōhel, atau tenda): umat Allah tinggal di tenda, dan TUHAN juga mengidentifikasi diri dengan mereka dan tinggal di tenda. Tabernakel Kemah bergerak, melambangkan tempat kudus yang bergerak di bumi, dan bayangan tabernakel sejati tempat kudus surgawi.
(2) Kediaman (miškān): Kemah Suci adalah tempat tinggal sementara Allah di dunia, seperti kediaman raja, di mana nama Allah berada. TUHAN melalui kemah ini tinggal diam di antara orang-orang Israel dan menyertai mereka. Yohanes menyebut Yesus Kristus, Anak Allah Firman itu telah menjadi manusia, dan diam (eskēnōsen)di antara kita (Yohanes 1:14).
(3) Tempat Kudus (miqdāš): arti dasar dari kata kudus (qādôš) adalah dipisahkan dikhususkan, yang berarti bahwa bangunan itu dikuduskan dikhususkan untuk Allah.
(4) Kemah Pertemuan (‘ōhel mô’ēd): kemah tempat Allah dan hamba-Nya bertemu, di mana wahyu / firman diberikan, yang merupakan fungsi yang paling penting dari tabernakel (Kel. 29:42 … di sana Aku akan bertemu dengan kamu, untuk berfirman kepadamu).

Renungkan:
(1) Tindakan memberikan persembahan itu sendiri adalah tindakan ibadah, mewakili cinta kasih dan hormat kepada TUHAN, mengucapkan syukur atas kebaikan anugerah keselamatan-Nya, sebagai respons atas pemberitaan wahyu kebenaran, ingin menjalani hidup yang berkenan kepada-Nya. Ketika kita mencintai seseorang, kita ingin melakukan sesuatu untuknya. Ketika kita mengasihi Allah, secara alami kita ingin memberikan persembahan kepada-Nya.
(2) Allah melalui Musa berpesan agar mereka memberikan persembahan dengan sukarela, dan itu benar-benar mendapat tanggapan yang luar biasa. Allah memeriksa melihat motivasi tersembunyi manusia, lebih penting isi hati terlebih dahulu berkenan kepada Allah, dan pemberian persembahan adalah yang kemudian.


Renungan pemahaman Kitab Keluaran

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Keluaran 19-40 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2015 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.